Kodim 0730 Bangun Lapangan Tembak Pistol

MERAPI-ANTARA/SUTARMI Calon lapangan tembak di komplek Markas Kodim 0730/Gunungkidul.
MERAPI-ANTARA/SUTARMI
Calon lapangan tembak di komplek Markas Kodim 0730/Gunungkidul.

WONOSARI (MERAPI) – Komando Distrik Militer (Kodim) 0730 Gunungkidul mulai membangun lapangan tembak khusus pistol terbesar kedua se-DIY dan Jawa Tengah. “Saat ini, kami telah memulai pembangunan lapangan tembak di komplek Markas Kodim 0730/Gunungkidul. Rencananya, lapangan tersebut akan selesai dalam satu bulan ke depan,” kata Komandan Kodim 0730/Gunungkidul Letkol Inf Noppy Laksana Armiyanto, Rabu (10/7).

Ia mengatakan lapangan tembak ini menjadi sarana latihan anggota TNI. Selama ini pihaknya belum memiliki lapangan tembak sesuai standar. Selain itu, nantinya lapangan tersebut akan digunakan sebagai tempat berlatih atlet tembak Gunung Kidul. Rencananya, kompetisi tembak tingkat nasional akan di gelar usai lapangan itu selesai di bangun.

“Selain untuk anggota, saya berkeinginan juga untuk pembinaan atlet Perbakin dari Gunung Kidul. Selama ini juga belum ada,” katanya dilansir Antara.
Selama ini, lanjut Noppy, atlet di DIY biasanya dilatih di Polda dan Korem. Sehingga nantinya dengan adanya lapangan tembak ini, atlet di Gunung Kidul akan bermunculan dan dapat menorehkan prestasinya.

Noppy menambahkan tidak hanya sebagai sarana latihan, dirinya juga berkeinginan untuk menggelar lomba tembak tingkat nasional. Ia menyebut, pembangunan lapangan dengan luas 40 meter kali 40 meter itu bakal menjadi lapangan tembak pistol terbesar se DIY-Jateng. “Setahu saya paling besar itu di Kodam Jaya, ini terbesar ke-2,” tegasnya.

Disinggung mengenai tingkat keamanannya, Noppy menjelaskan bahwa pihaknya memperhatikan betul keamanan di lingkungan sekitar. Untuk itu, dalam pembangunannya, lapangan tembak ini memiliki dinding ganda untuk mengantisipasi adanya peluru nyasar.

“Dibuat dinding ganda untuk safety, dinding keamanan tingginya 5 meter sehingga tembakan tidak membahayakan masyarakat sekitar karena di sekitar ini juga ada tempat tinggal masyarakat, ban penahan juga ganda, semua ganda,” katanya.
Selain lapangan tembak, nantinya kodim juga akan dilengkapi dengan lapangan panah. Saat ini pihaknya sudah mulai melakukan pengadaan alat panah tersebut. “Semua yang belum ada akan kita upayakan, karena kami juga memiliki peran untuk ikut membangun Gunung Kidul ini,” pungkas Noppy. (*)

Read previous post:
MERAPI-DISBUD SLEMAN Dokumentasi Festival Ketoprak.
DIGELAR DISBUD SLEMAN: Festival Ketoprak Diikuti 17 Kontingen

PAKEM (MERAPI) - Dinas Kebudayaan (Disbud) Kabupaten Sleman menyelenggarakan Festival Ketoprak antarkecamatan selama sembilan hari berturut-turut, Jumat (12/7) hingga Sabtu

Close