ANTRE TOKEN DI BALAI DIKMEN – 350 Siswa Jateng, Daftar di Gunungkidul

WONOSARI (MERAPI) – Ratusan calon siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dari luar daerah, berbondong-bondong mendaftarkan diri di Kabupaten Gunungkidul. Mereka didominasi calon siswa yang berdomisili di wilayah perbatasan Kabupaten Gunungkidul dengan Jawa Tengah. Balai Pendidikan Menengah Kabupaten Gunungkidul mencatat hingga Senin (24/6) tercatat ada 350 calon siswa dari luar daerah yang mengambil token untuk login pendaftaran sekolah secara online di zona 1 maupun zona 2.

“Jadwal pengambilan token ini masih berlangsung satu hari lagi dan diperkirakan akan meningkat,” kata Kepala Balai Pendidikan Menengah Kabupaten Gunungkidul, Sangkin, Senin (24/6).

Dengan adanya kerjasama dari Disdikpora DIY dengan kelurahan atau desa di luar DIY yang berbatasan langsung dijadikan masyarakat perbatasan untuk mnentukan pilihan alternatif mereka, untuk menyesekolahan putra-putrinya di Gunungkidul. Sehingga masyarakat luar DIY yang berada di perbatasan langsung dengan Kabupaten Gunungkidul bisa mendapatkan hak pendidikan yang sama dengan calon siswa asli di DIY. Tercatat ada empat desa untuk SMK yang masih menjadi zona satu PPDB untuk SMK perbatasan di Kabupaten Gunungkidul.

Adapun keempat desa tersebut berasal dari Jawa Tengah, yakni Desa Ngerangan, Desa Kaligayam, Desa Bogem. Calon siswa dari ketiga desa tersebut berasal dari Kecamatan Bayat yang masih menjadi zona satu untuk SMK Negeri 1 Ngawen dan SMK Negeri 2 Gedangsari. Sementara untuk calon siswa di SMK 1 Ponjong, calon siswa dari DKUKM sa Wonodadi, Kecamatan Pracimantoro Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah masih diakomodir zona satu.

“Sesuai dengan juknis untuk SMK, penentuan urutan seleksi didasarkan pada zonasi sesuai dengan NIK calon peserta didik dan prioritas pilihan. Saat ini nilai hasil ujian nasional menjadi urutan keempat,” imbuhnya.

Salah satu calon siswa Alireza Zulkarnain calon siswa warga Desa Bogem, Kecamata Bayat, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah yang meminta token ke Balai Dikmen Kabupaten Gunungkidul mengaku ingin mendaftarkan dirinya ke SMK Negeri 2 Gedangsari. Ia memilih untuk mendaftarkan diri ke SMK yang ada di perbatasan Kabupaten Gunungkidul tersebut lantaran mengejar kualitas dan jarak dari rumah menuju sekolah berdekatan. Sementara untuk jadwal pendaftaran peserta didik baru untuk tingkat SMA dan SMK dimulai hari ini hingga Rabu 26 Juni 2019 besok. Proses pendaftaran sendiri dilaksanakan secara langsung di sekolah yang menjadi pilihan peserta didik. (Pur)

Read previous post:
Satpol PP Sukoharjo Sita Seratusan Bungkus Rokok Ilegal

SUKOHARJO (MERAPI) - Seratusan bungkus rokok ilegal disita dalam sebuah razia dilakukan petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sukoharjo

Close