HIDUPKAN PASAR TRADISIONAL – Pasar Karangijo Dibangun dengan Rp 4 M

MERAPI-ISTIMEWA Ilustrasi: Suasana salah satu pasar tradisional di Bantul.
Ilustrasi: pasar tradisional.

WONOSARI (MERAPI) – Pemerintah Kabupaten Gunungkidul kembali akan melakukan renovasi dan pembangunan pasar Karangijo yang berada di Kecamatan Ponjong, dengan dana pemerintah pusat senilai Rp 4 miliar. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Gunungkidul, Johan Eko Sudarto mengatakan, rencananya pembangunan akan dilakukan dalam waktu dekat dan saat ini telah dilakukan pembahasan mengenai penyempurnaan Detail Engineering Desain (DED) sebagai acuan pembangunan.

“Sebenarnya pada rencana awal dana yang disiapkan sebesar Rp 6 miliar, namun lantaran adanya penyusutan dan berbagai pertimbangan maka kementerian perdagangan hanya menyetujui Rp 4 miliar,” kata Johan Sudarto, Senin (22/4).

Diakuinya bahwa DED tersebut sudah disempurnakan dan sudah ada rekonsiliasi dengan sejumlah instansi terkait. Adapun secara menyeluruh dana bersumber dari dana ketugasan yang disalurlan oleh Kementerian Perdagangan Republik Indonesia. Sejauh ini dari Pemerintah Kabupaten Gunungkidul masih harus menunggu kebijakan yang berlaku, nantinya kebijakan tersebut akan digunakan menjadi acuan pembangunan. Beberapa langkah persiapan telah dilakukan oleh Pemkab Gunungkidul, mulai dari sosialisasi hingga banyak hal lainnya yang berkaitan dengan rencana pembangunan pasar tersebut. “Kita berharap tahun ini pembangunan pasar Karangijo bisa dilakukan,” imbuhnya.

Pembangunan Pasar Karangijo ini rencananya akan menyasar pada penyempurnaan los pasar di bagian tengah. Sehingga diharapkan aktivitas jual beli yang dilakukan akan jauh lebih nyaman. Kemudian pembangunan beberapa kamar mandi sebagai fasilitas penunjang dan penambahan beberapa kios agar para pedagang lebih mendapatkan tempat yang layak.Sehingga aktivitas perdagangan lebih tertata. Dengan adanya pembangunan ini diharapkan pasar jauh lebih hidup sehingga berdampak pada perputaran uang jauh lebih dapat dirasakan oleh masyarakat.

“Meskipun saat ini pasar modern mulai bermunculan, tapi menghidupkan kembali pasar tradisional harus kita lakukan karena sangat diperlukan masyarakat,” terangnya. (Pur)

.

Pin It on Pinterest

Read previous post:
Kelelahan, Petugas KPPS di Sleman Kecelakaan Saat Antar Kotak Suara

SLEMAN (MERAPI)- Meski honornya terlambat dibayarkan, namun tak menyurutkan kinerja petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di Kabupaten Sleman. Mereka

Close