55 Desa di Gunungkidul Ditarget Tangguh Bencana

WONOSARI (MERAPI) – Upaya meminimalisir korban bencana alam di Kabupaten Gunungkidul terus dilakukan, di antaranya dengann melakukan pengkukuhan desa tangguh bencana. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul mencatat saat ini terdapat sebanyak 55 desa telah dikukuhkan sebagai desa tangguh bencana. Sedang untuk target seluruhnya pada tahun 2022 diharapkan seluruh desa yang ada di Kabupaten Gunungkidul sudah merupakan Desa Tangguh Bencana (Destana).

“Destana merupakan salah satu komponen penanggulangan yang terus diaktivasi dan akan terus ditingkatkan untuk tindakan antisipasi bencana,” kata Kepala Pelaksana BPBD Gunungkidul Edy Basuki MSi, Kamis (11/4).

Dengan program dan target tersebut diharapkan ketika terjadi bencana maka warga bisa melakukan evakuasi secara mandiri, dengan panduan BPBD dan instansi yang lain. Seperti halnya di Desa Songbanyu, yang memiliki kawasan Pantai Sadeng diharapkan masyarakatnya siap siaga bencana dan memiliki pengetahuan mitigasi jika terjadi bencana gempa bumi yang berpotensi tsunami dan berbagai jenis bencana lainnya. Untuk mitigasi bencana di wilayah Gunungkidul, pihaknya tetap fokus pada BPBD Gunungkidul untuk mengaktifkan posko-posko jaringan, informasi termasuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat luas.

“Dalam mitigasi bencana terdapat beberapa unsur yang terlibat untuk bertanggung jawab, pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, pemerintah desa, tanggung jawab masyarakat serta dunia usaha,” imbuhnya.

Jika terjadi bencana masyarakat akan lebih tanggap dengan segala hal, terutama untuk pemenuhan kebutuhan untuk keberlangsungan hidup, seperti sanitasi, sarana air bersih, kebutuhan pokok dan sarana lainnya. Khususnya di kawasan pantai diimbau agar penataan fasilitas di tata sedemikian baik agar jika terjadi bencana mudah dalam melaksanakan evakuasi.Dalam setiap dilakukan pengukuhan desa tanggap bencana ini pihaknya sudah melaksanakan gladi secara klasikal sejak Februari hingga Maret 2019 lalu.Diharapkan, kegiatan ini bisa bermanfaat bagi warga masyarakat khususnya yang ada di wilayah pantai dan daerah-daerah yang rawan bencana alam. (Pur)

Pin It on Pinterest

Read previous post:
SENGKETA TITO SUDARMANTO-RADEN ARDIAN BERSIFAT PRIBADI-PT Adhi Persada Properti Komitmen Layani Konsumen

JAKARTA (MERAPI) - Sengketa antara investor properti dengan pengembang apartemen, antara Tito Sudarmanto (36) warga Murtigading Sanden Bantul dengan Raden

Close