DALAM WAKTU HAMPIR BERSAMAAN- 2 Warga Gunungkidul Gantung Diri

 

ilustrasi
ilustrasi

WONOSARI (MERAPI)– Kasus gantung diri terjadi lagi secara beruntun menimpa dua orang, Sarno (55) warga Desa sidoharjo Kecamatan Tepus, dan Anjar Prasetyo (35) warga Desa Sumbergiri, Kecamatan Ponjong, Sabtu (8/9).

“Korban ditemukan tewas gantung diri di pohon,” kata Kapolsek Ponjong, Kompol Mugiman Minggu (9/9). Informasi di lokasi kejadian menyatakan korban Anjar Prasetyo nekat mengakhiri hidup lantaran mengalami guncangan jiwa karena tidak memiliki pekerjaan. Padahal dia memiliki anak yang masih kecil-kecil.

Korban dua kali menikah tapi gagal dan dua istrinya dicerai.Diduga karena mengalami guncangan jiwa itulah korban akhirnya nekat gantung diri.
Peristiwa tragis itu diketahui oleh keluarganya namun yang bersangkutan suadh dalam keadaan tidak bernyawa.

Sementara dalam waktu yang hampir bersamaan juga terjadi kasus gantung diri menimpa Sarno (55) warga Desa Sidoharjo Kecamatan Tepus. Sebelum kejadian korban cekcok dengan isterinya dan diduga menjadi penyebab korban nekat gantung diri di pohon akasia. Dua kejadian tesebut sudah ditangani Polres Gunungkiduk, Polda DIY.

Dengan kejadian tersebut, keberadaan satgas antibunuh diri yang dibentuk beberapa waktu lalu menjadi dipertanyakan efektivitasnya. Karena itu perlu dilakukan evaluasi menyeluruh agar angka bunuh diri di Gunungkidup dapat ditekan seminimal mungkin. (Pur)

Pin It on Pinterest

Read previous post:
ilustrasi
Kepergok Hendak Tawuran, Cah Klitih Dihukum Mengaji

YOGYA (MERAPI) - Diduga akan tawuran, 12 orang cah klitih anggota geng pelajar diamankan polisi Polresta Yogya, Sabtu (8/9) malam.

Close