JUMLAH PENDERITA HIV/AIDS MENINGKAT – Terbanyak Serang Penderita Usia Produktif

WONOSARI (MERAPI) – Jumlah kasus Human Immunodeficiency Virus/ Acquired Immunodeficiency Syndrome (HIV/AIDS) di Kabupaten Gunungkidul terus meningkat dari tahun ke tahun dan terbanyak menyerang usia produktif. Dinas Kesehatan (Dinkes) Gunungkidul mencatat hingga awal September ini HData 2006- 2018 ini terdapat 208 orang menderita AIDS dan khusus tahun ini terjadi peningkatan sebanyak 21 kasus. Sedangkan yang terinfeksi virus HIV terakumulasi sebanyak 337 penderita. “Berbagai upaya terus dilakukan pemerintah untuk mengantisipasi penyebaran penyakit tersebut agar jumlah kasusnya bisa dicegah,” kata Sekretaris Dinas Kesehatan Gunungkidul, Priyanta Madya Rabu (5/9).

Jumlah kasus yang terdata itu merupakan akumulasi sejak tahun 2006 yang merupakan awal ditemukannya kasus penyakit HIV/AIDS di lingkup masyarakat. Khusus untuk tahun 2018 ini, terdapat peningkatan sebanyak 36 penderita HIV dan 21 penyakit AIDS yang ditemukan oleh petugas dinkes. Mulai dari anak-anak hingga dewasa di usia produktif dan ditemukan positif mengidap HIV maupun AIDS. Berbagai upaya untuk mengungkap dan melakukan penekanan terhadap persebaran penyakit ini terus dilakukan. Diantaranya melakukan sosiasisasi terhadap kalangan muda hingga dewasa. “Terhadap mereka yang terkena penyakit ini terus kami pantau dan dampingi dalam pengobatan,” imbuhnya.

Peran masyarakat sangat dibutuhkan untuk menghilangkan stikma dan anggapan mengenai penyakit ini yang begitu menyeramkan. Dukungan yang diberikan oleh masyarakat kepada penderita jauh lebih dibutuhkan, sehingga memiliki semangat untuk bangkit meski penyakit ini tidak dapat disembuhkan. Dari jumlah penderita HIV/AIDS terbanyak menyerang warga usia produktif dan khusus kalangan anak-anak ganya terdapat 3,5 persen. Untuk pengidap HIV/AIDS didominasi kalangan pria

mencapai 55 persen dan wanita 45 persenNamun demikian, selisih dengan kaum perempuan tidak begitu jauh yakni berkisar antara 45 persen dan 55 persen. Dari hasil pemetaan yang dilakukan Dinas Kesehatan, hampir seluruh kecamatan di Gunungkidul memiliki pengidap penyakit ini. Namun demikian wilayah Kota Wonosari masih menduduki peringkat pertama, kemudian disusul wilayahKecamatan Ponjong dan Semanu. Dinas Kesehatan Gunungkidul mengimbau kepada masyarakat untuk lebih aktif melakukan pemeriksaan kesehatan. (Pur)

Pin It on Pinterest

Read previous post:
Dana Desa tahap Ketiga Segera Cair

SLEMAN (MERAPI) - Pemerintah Kabupaten Sleman segera mencairkan dana desa tahap ketiga pada pertengahan September 2018 untuk 86 desa. "Pencairan

Close