• Jumat, 27 Mei 2022

Puan Maharani: Harga Minyak Goreng Mahal Jadi Ironi karena Indonesia Negara Penghasil Minyak Sawit Terbesar

- Minggu, 9 Januari 2022 | 12:45 WIB
Ketua DPR RI Puan Maharani.  (ANTARA/HO-DPR RI)
Ketua DPR RI Puan Maharani. (ANTARA/HO-DPR RI)

JAKARTA, harianmerapi.com - Harga minyak goreng yang belakangan ini mahal dan membuat masyarakat mengeluh, menjadi perhatian Puan Maharani.

Ketua DPR RI itu menilai persoalan kenaikan harga minyak goreng yang mahal menjadi ironi karena Indonesia merupakan salah satu negara penghasil minyak sawit terbesar di dunia.

"Negara harus bisa memastikan rakyat dapat menikmati hasil bumi Tanah Airnya tanpa kesulitan," kata Puan Maharani dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (9/1/2022).

Baca Juga: Ramalan Zodiak Besok Senin, 10 Januari 2022 untuk Libra, Scorpio, dan Sagitarius: Waktunya Bisa Lebih Serius

Dicontohkannya, negara Malaysia dapat memberikan subsidi minyak goreng untuk warganya dengan cukup baik yaitu menetapkan harga minyak goreng bersubsidi senilai RM 2,5 atau sekitar Rp8.500 per kilogram untuk kemasan sederhana.

Puan berharap pemerintah Indonesia bisa memberikan subsidi sebanyak-banyaknya untuk rakyat karena harus mampu menstabilkan harga pangan sehingga beban rakyat akan terbantu.

Dia menyoroti tingginya harga minyak gorong, sehingga disarankan agar pemerintah menyalurkan minyak goreng murah bersubsidi secara merata. Hal tersebut menurut dia karena sampai saat ini harga minyak goreng di pasaran masih sekitar Rp20.000 per liter.

Baca Juga: Syiar Islam Sunan Geseng 2: Tetap Setia Menunggu Meski Ditinggal Sunan Kalijaga Selama Tujuh Belas Tahun

Selain itu Puan mendukung langkah anak usaha holding perkebunan PT Industri Nabati Lestari (INL) yang sedang mengembangkan produksi turunan minyak sawit.

INL mengeluarkan merek minyak goreng ekonomis seharga Rp14.000 per liter sesuai dengan harga acuan yang ditetapkan Pemerintah.

Halaman:

Editor: Swasto Dayanto

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X