• Senin, 24 Januari 2022

Bank Indonesia DIY Gandeng Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Bahas Pertumbuhan Industri Digital

- Kamis, 21 Oktober 2021 | 16:40 WIB
Diseminasi Kajian Lanskap Industri Digital Kreatif di Jogja Tahun 2021, Kamie (21/10/2021). ( Dok. Bank Indonesia DIY)
Diseminasi Kajian Lanskap Industri Digital Kreatif di Jogja Tahun 2021, Kamie (21/10/2021). ( Dok. Bank Indonesia DIY)

JOGJA, harianmerapi.com - Kantor Perwakilan Bank Indonesia DIY berkolaborasi dengan Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI) menyelenggarakan penelitian bertajuk Kajian Lanskap Industri Digital Kreatif di Jogja Tahun 2021.

"Melalui kajian ini diharapkan dapat diperoleh beberapa strategi yang dapat diupayakan guna mengakselerasi pertumbuhan industri digital sebagai new source of growth ke depan," ujar Deputi Direktur Bank Indonesia DIY, Miyono pada diseminasi hasil kajian, Kamis (21/10/2021) secara daring.

Hasil kajian menghasilkan 2 rekomendasi utama yakni terkait pengembangan industri digital kreatif Jogja yang meliputi pentingnya membentuk tim gabungan antar pemangku kepentingan guna merencanakan dan mengawal implementasi rencana strategis industri digital kreatif serta perlunya menyusun recana strategis industri digital kreatif di Jogja.

Baca Juga: Sejarah Santri Nasional, Begini Isi Teks Asli Resolusi Jihad

Penyusunan rencana strategis bertujuan untuk menentukan arah pengembangan industri termasuk mendorong link and match perusahaan digital kreatif dengan investor potensial dan jejaring strategis. Selain itu juga mendukung pengembangan SDM industri digital kreatif di Jogja dan membentuk ekosistem industri digital kreatif.

"Melalui diseminasi ini juga diperoleh masukan terkait kemungkinan pengembangan dan penajaman kajian selanjutnya untuk mendorong pengembangan industri games and animation di Jogja," jelas Miyono.

Baca Juga: Kandang Ternak Terbakar, 2 Ekor Sapi Mati Terpanggang, Kerugian Rp 60 Juta

Hadir dalam acara, Drs. J. Eka Priyatma dari sisi pengembangan sumber daya manusia, APTISI yang menyampaikan rencana pengembangan SDM pendukung industri kreatif Jogja melalui pendidikan dan pelatihan.

Selain itu juga turut mengundang Rektor AMIKOM, Prof. Suyanto yang menekankan bahwa selain industri digital kreatif, terdapat juga potensi industri games and animation Jogja untuk merebut pangsa pasar global.*

Editor: Widyo Suprayogi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X