• Sabtu, 13 Agustus 2022

1,7 Juta Pekerja Lolos Verifikasi Perluasan BSU 2021, Ini Datanya

- Kamis, 30 September 2021 | 12:17 WIB
Dirjen Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial (PHI & Jamsos) Kemnaker, Indah Anggoro Putri. (foto: instagram @kemnaker)
Dirjen Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial (PHI & Jamsos) Kemnaker, Indah Anggoro Putri. (foto: instagram @kemnaker)


JAKARTA,harianmerapi,com- Program Bantuan Subsidi Upah (BSU) tahun 2021 bakal diperluas untuk 1,7 juta pekerja yang akan menerima bantuan Rp 1 juta. Data ini diperoleh Kementerian Tenaga Kerja usai melakukan sejumlah verifikasi.

Dirjen Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial (PHI & Jamsos) Kemnaker, Indah Anggoro Putri dalam keterangan resminya yang dikutip dari akun instagram @kemnaker, Kamis (30/9/2021) menjelaskan, realisasi dan progres program BSU saat ini telah tersalurkan kepada 6.991.873 pekerja/buruh dengan alokasi anggaran sebesar Rp 6,9 Triliun.

Selanjutnya untuk perluasan ini, kata dia, Kemnaker melakukan sejumlah verifikasi data pekerja. Di antaranya yang sudah pernah menerima bantuan sosial lain tak akan diikutkan.

Baca Juga: Kabar Gembira, Penerima BSU 2021 Rp 1 Juta Diperluas, Dicairkan untuk 1,7 Juta Pekerja

“Kami juga mendapat informasi, kami harus melaporkan BSU. Alhamdulillah per hari ini mengalami progress yang signifikan, dari target 8.783.350 pekerja," ujar ndah Anggoro Putri.

Dia kemudian merinci sesungguhnya data calon penerima BSU yang diterima kemenaker sejumlah 8.508.527 calon penerima.

Kemudian setelah dilakukan pengecekan dan diverifikasi, ditemukan 758.327 data pekerja yang duplikasi bansos atau telah menerima bantuan sosial lain.

Baca Juga: BSU 2021 Tahap 5 Mulai Cair, Simak Cara Penyaluran untuk Pemilik Rekening BCA dan Bank Swasta Lain

Data tersebut dianggap tidak memenuhi syarat penerima Program BSU.
“Kami telah melakukan verified data untuk menghindari bansos-bansos lain dan dikeluarkan dari data BSU,” tegas Dirjen Putri.

Sebelumnya diberitakan perluasan penerima BSU diputuskan lantaran adanya sisa anggaran dan setelah melakukan koordinasi dengan Komite Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dan Kementerian Keuangan untuk memperluas cakupan penerima Program BSU.*

Halaman:

Editor: Herbangun Pangarso Aji

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X