• Rabu, 20 Oktober 2021

Dukung Pemulihan Akibat Pandemi Covid-19, Indonesia Harus Tingkatkan Keterbukaan Ekonomi

- Rabu, 15 September 2021 | 13:27 WIB
Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Anwar Usman memimpin sidang pengujian formil Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja terhadap UUD 1945 di gedung MK, Jakarta, Kamis (9/9/2021). ( ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra)
Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Anwar Usman memimpin sidang pengujian formil Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja terhadap UUD 1945 di gedung MK, Jakarta, Kamis (9/9/2021). ( ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra)

JAKARTA, harianmerapi.com - Guna mendukung pemulihan ekonomi akibat pandemi Covid-19, Indonesia harus meningkatkan keterbukaan ekonomi di tingkat global.


Selanjutnya, untuk mendukung keterbukaan ekonomi yang lebih luas, Indonesia perlu memastikan sistem hukum dan usahanya dapat mendukung perkembangan bisnis lewat kepastian hukum dan juga regulasi yang sederhana.


Analisis tersebut disampaikan pengamat ekonomi Felippa Ann Amanta dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu (15/9/2021).

Menurut Felippa, diperlukan kebijakan-kebijakan yang fokus pada fasilitasi perdagangan bebas, investasi asing langsung atau foreign direct investment (investasi asing langsung/FDI) serta pengembangan industri bernilai tambah.

Baca Juga: Komnas HAM Desak Polda Kalsel Usut Dugaan Salah Tangkap Aktivis HMI

"Pandemi mempengaruhi jumlah penanaman modal asing (PMA) secara global. Indonesia perlu bersaing lebih keras dibanding negara lain untuk bisa menarik modal asing, terutama dengan menunjukkan komitmen kepada keterbukaan ekonomi," kata Kepala Penelitian Center for Indonesian Policy Studies (CIPS) itu.

Felippa menuturkan, kendati UU Cipta Kerja disahkan dengan tujuan meningkatkan daya saing Indonesia di pasar global, namun Felippa menilai ujian sesungguhnya adalah mengimplementasikan UU Cipta Kerja dan peraturan turunannya serta harmonisasi kerangka regulasi lain agar benar-benar bisa mewujudkan keterbukaan ekonomi yang diinginkan.

Ia juga menekankan pentingnya mereformasi regulasi agar dapat menarik lebih banyak FDI. Untuk itu, Indonesia perlu membuat pasarnya lebih mudah diakses dan membangun kemitraan dagang internasional yang kuat.

Baca Juga: Inilah Cara Mendapatkan QR Code PeduliLindungi untuk Pengelola Tempat Usaha

Halaman:

Editor: Hudono

Sumber: Antara

Tags

Terkini

Dampak Pandemi Corona, Jumlah Pelaku UMKM Melonjak

Senin, 18 Oktober 2021 | 14:58 WIB

Langkah Pemerintah Hapus Pajak UMKM Dinilai Tepat

Minggu, 17 Oktober 2021 | 08:04 WIB
X