Inflasi DIY Masih Terjaga Selama Bulan Maret

B Inflasi DIY tercatat menurun dibanding bulan sebelumnya menjadi 0,07 persen (mtm) pada Maret 2020. Terkendalinya inflasi DIY terutama disebabkan oleh penurunan harga kelompok harga pangan bergejolak (volatile food).

Kepala Perwakilan Bank Indonesia DIY, Hilman Tisnawan mengatakan kelompok volatile food mengalami deflasi, utamanya disebabkan oleh komoditas aneka cabai dan bawang putih. Penurunan harga ini disebabkan panen yang terjadi di beberapa daerah sentra di DIY.

“Komoditas cabai merah mengalami penurunan, rata-rata harga bulanan Rp 40.300 berdasarkan pencatatan Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS). Adapun cabai rawit turun ke rata-rata harga bulanan Rp 35 ribu,” ujarnya, Kamis (2/4).

Dikatakan Hilman, sejak pertengahan Maret terdapat 1.500 ton impor bawang putih telah masuk ke Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya dan telah didistribusikan ke daerah termasuk DIY.

Sementara, tekanan harga dari kelompok inti (core inflation) maupun kelompok harga yang diatur pemerintah (administered prices) justru mengalami peningkatan.

“Pada kelompok inflasi inti secara umum tercatat meningkat, utamanya disebabkan oleh komoditas emas perhiasan dan gula pasir. Pada komoditas gula pasir sempat terjadi penurunan produksi akibat kelangkaan pasokan bahan baku,” jelasnya.

Demi mencegah peningkatan harga secara berlebih, TPID dan Satgas Pangan telah melakukan berbagai upaya pengawasan untuk mencegah penimbunan stok dan margin berlebih di pasar.

Sementara itu, komponen administered price sedikit mengalami inflasi, yang disebabkan oleh komoditas rokok. Adapun pada komoditas angkutan udara terus mengalami penurunan penumpang seiring lesunya aktivitas pariwisata di DIY. Sehingga tarif tiket angkutan udara di DIY secara rata-rata mengalami penurunan.

Bank Indonesia memperkirakan inflasi DIY 2020 akan berada pada titik tengah sasaran, sehingga untuk mencapai sasaran tersebut, Bank Indonesia bersama TPID DIY berkomitmen untuk terus memantau perkembangan harga dan kecukupan stok pangan serta pelaksanaan distribusinya. (C-4)

Read previous post:
Corona Belum Reda, Uji Kendaraan Barang Ditunda

Close