Hikmah Silaturahmi

Oleh : Dr. H. Khamim Zarkasih Putro,M. Si.

SILATURAHMI berasal dari kata shilah yang artinya hubungan dan rahim artinya kerabat. Rahim sendiri juga berasal dari Ar-Rahmah yang berarti kasih sayang, sehingga silaturahmi sering diartikan dengan berkasih sayang atau menjalin kekerabatan. Orang yang suka memutus tali silaturahmi dianggap sebagai perusak kehidupan dan sangat dilaknat oleh Allah SWT, sebagaiamana firman-Nya : “Maka apakah kiranya jika kamu berkuasa kamu akan membuat kerusakan di muka bumi dan memutuskan hubungan tali silaturahmi kekeluargaan? Mereka itulah orang-orang yang dilaknati Allah dan ditulikan-Nya telinga mereka dan dibutakan-Nya penglihatan mereka”. (QS. Muhammad, 47:22-23).

Juga Sabda Rasulullah Muhammad SAW : “Tidak akan masuk surga orang yang memutus hubungan kekerabatan”. (HR Bukhari dan Muslim). Menjaga dan memperkuat silaturahmi sangat penting dilakukan oleh setiap muslim. Hal ini bukan hanya bermanfaat di dunia saja, akan tetapi juga
untuk kebaikan kehidupan abadi di akhirat nanti.

Ada banyak hikmah dan manfaat yang dapat dipetik dari seorang muslim yang gemar bersilaturahmi, antara lain; Pertama, dipanjangkan umur dan diluaskan rezekinya. Seorang muslim yang suka mengunjungi sanak saudaranya, serta menjalin silaturahmi dengan siapapun akan dipanjangkan umurnya di diluaskan rezekinya. Hal ini sbagaimana yang telah dijelaskan dalam hadis Rasulullah Muhammad SAW : “Barangsiapa yang senang diluaskan rezeqinya dan dipanjangkan umurnya, maka hendaklah ia menyambung hubungan silaturahmi”. (HR. Bukhari dan Muslim).

Kedua, dijauhkan dari siksa neraka. Seorang muslim yang gemar menjalin tali silaturahmi maka akan dijauhkan dari neraka. Sebagaimana sabda Nabi Muhammad SAW : “Engkau menyembah Allah SWT dan tidak menyekutukan sesuatu dengan-Nya, mendirikan salat, menunaikan zakat, dan menyambung tali silaturahmi.” (HR Bukhari dan Muslim).

Ketiga, merupakaan konsekuensi dari iman kepada Allah SWT. Silaturahmi merupakan tanda-tanda seseorang beriman kepada Allah SWT sebagaimana yang dijelaskan di dalam hadis Nabi Muhammad SAW : “Barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir maka hendaklah ia memuliakan tamunya, dan barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir maka hendaklah ia menyambung hubungan silaturahmi, dan barangsiapa beriman kepada Allah dan hari Akhir, hendaknya ia berkata baik atau diam”. (HR. Bukhari).

Keempat, merupakan bentuk ketaatan kepada Allah SWT. Menyambung tali silatrahmi merupakan salah satu hal yang diperintahkan oleh Allah
SWT. Oleh kafena itu, dengan menjalankan perintahnya, maka serang muslim akan dicatat sebagai orang yang taat kepada Allah SWT. Menjalin silaturahmi juga merupakan salah satu cara meningkatkan akhlak yang terpuji. Allah SWT berfirman : “dan orang-orang yang menghubungkan
apa-apa yang Allah perintahkan supata dihubungkan, dan mereka takut kepada Rabbnya dan takut kepada hisab yang buruk”. (QS. Ar-Ra’d, 13:21).

Kelima, menambah empati dan menjauhi sikap egois. Seorang muslim yang sedang bersilaturahmi secara otomatis sedang belajar untuk menghargai orang lain, menghormati mereka, mendengarkan cerita dan masalahnya dan hal-hal lainnya. Untuk itu, silaturahmi secara tidak langsung, kalau dijalankan secara konsisten akan membentuk sikap empati dan sekaligus menjauhi sikap egois. Hubungan persaudaraan yang seperti ini sudah barang tentu akan dqpqt melanggengkan nilai-nilai persahabatan dan persaudaraan.

Keenam, menambah pengetahuan dan hikmah hidup. Di saat seseorang bertemu dengan keluarga, teman, ataupun sanak saudara lainnya tentu mereka akan memiliki cerita, pengalaman hidup, bahkan pengetahuan yang berbeda antara satu dengan yang lainnya. Saat silaturahmi terjalin, tentu berbagai ilmu pun akan tercurah satu sama lain yang mana bisa menambah ilmu pengetahuan, wawasan bahkan cerita pengelaman hidup saat ini, yang pada akhirnya akan menjadika seseorang bisa berlaku wisdom (bijaksana) dan banyak mengambil hikmah dari setiap peristiwa yang terjadi di sekitarnya.

Semoga dengan pemahaman tentang begitu banyaknya hikmah dan manfaat yang diperoleh dengan silaturahmi, kita semua bisa mengarungi kehidupan bermasyarakat itu penuh dengan kesantunan dan persaudaraan, sehingga kita bisa senantiasa mengamalkan dan menjadikannya budaya dalam hidup bersosial dalam kesehariannya. Insya Allah!

Read previous post:
Pepaya Lancarkan Pencernaan dan Usir Flek

KENDATI terkenal sebagai buah yang dipercaya mampu memperlancar buang air besar (BAB) karena mengandung banyak serat. Tapi ternyata masih banyak manfaat

Close