Pamer Makanan Mewah di Medsos Saat yang Lain Memprihatinkan

DI BULAN Ramadhan tahun ini, kita semua masih menjalaninya dalam keadaan prihatin karena pandemi tetap mempersempit ruang bagi kita dalam mencari nafkah. Ada yang langsung di PHK (Putus Hubungan Kerja) sejak awal pandemi. Ada yang usahanya harus gulung tikar. Tidak sedikit yang terpaksa menjual asset, rumah, mobil, perabotan dll untuk menopang biaya kebutuhan sehari-hari. Sehingga kurang baiklah jika dalam kondisi banyak saudara-saudara kita sedang kesusahan, sementara yang pendapatannya masih stabil justru terus memamerkan apa yang dia miliki dan membuat yang lainnya jadi kepengen.

Zaman media sosial ini memang zaman yang unik, orang rasanya kurang nikmat hidupnya jika tidak pamer apa yang ia miliki. Termasuk makanan dan minuman. Jika dulu orang ke restoran, setelah makanan yang dipesan tiba, berdo’a dan kemudian makan. Di zaman sekarang, banyak orang lupa berdo’a jika mau makan karena sibuk mem-foto makanannya terlebih dahulu untuk diposting di akun-akun medsosnya.

Kondisi yang sulit akibat pandemi ini, mungkin ada saudara-saudara kita yang berbuka puasa hanya dengan minum air putih saja. Atau makan nasi dengan garam. Maka jika ingin berbagi, maka yang dibagi adalah makanannya. Apalagi jika yang melihat foto-foto makanan mewah dan lezat itu adalah tetangga dekat. Karena banyak juga yang bergabung dengan grup-grup whatsapp perumahan, kampung dll. Dan aktivitasnya sama, yang dishare adalah foto makanannya…bukan makanannya.

Di dalam sebuah hadis dari Abu Dzarr, beliau berkata. Rasulullah SAW bersabda : “Wahai Abu Dzar, jika engkau memasak masakan berkuah, maka perbanyaklah kuahnya dan perhatikanlah tetanggamu.” (H.R.Muslim).

Hadis ini sesungguhnya memuat pesan untuk selalu berbagi yang sangat jelas, apalagi di bulan Ramadhan saat pahala berbagi , sedekah…akan mendapatkan pahala yang berlimpah ruah. Nah, salah satu tujuan dari bulan Ramadhan adalah untuk menumbuhkan semangat selalu berbagi kepada sesama yang tercermin dalam ibadah zakat fitrah, juga ibadah memberikan sedekah makanan bagi orang yang berpuasa. Di dalam sebuah hadis, Rasulullah SAW bersabda: “Siapa yang memberikan makan orang yang berpuasa maka baginya pahala seperti orang yang berpuasa tersebut, tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa sedikitpun.” (H.R.Tirmidzi).

Demikian mulianya bulan Ramadhan ini. Karena itu, kesempatan berbagi harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Berbagi yang wujudnya nyata, jika ingin berbagi makanan…yang dibagi betul-betul makanannya, tidak sekedar fotonya saja. Dan dilakukan dengan ikhlas, tanpa harus memposting foto-foto saat sedang membagikan makanan tadi. Semoga menjadi pahala yang berlimpah dan meningkatkan derajat takwa kita di hadapan Allah SWT. Semoga bermanfaat. Wallahu A’lamu Bishawwab.

#IIPWIJAYANTO #SHAREMAKANANDIMEDSOS
#PAHALAMEMBERIMAKANAORANGYANGBERPUASA

Read previous post:
Corona di Yogya Naik Terus, Zona Merah Muncul Lagi

Close