Nasionalisme

HARI Sabtu lalu, tanggal 9 November 2019 bertepatan dengan tanggal 12-Rabiul awal di mana ummat Islam di seluruh dunia memperingati hari lahir (Maulid) Nabi Muhammad SAW. Dan esok harinya, tanggal 10 November…Bangsa Indonesia memperingati HARI PAHLAWAN. Nabi Muhammad SAW adalah inspirasi bagi generasi tahun 1945 untuk berjuang merebut kemerdekaan dari penjajah Belanda yang telah berkuasa sekitar 3,5 abad dan disusul Jepang yang menjajah selama 3,5 tahun. Maka, di dalam berbagai medan tempur merebut kemerdekaan kala itu…pekik MERDEKA dan TAKBIR adalah satu kesatuan. Para pejuang kemerdekaan berharap Indonesia meraih kemerdekaannya, mewariskan Indonesia yang merdeka kepada anak cucunya sekaligus berharap agar apa yang diperjuangkan juga berada dalam koridor ibadah.

Nabi Muhammad SAW memberikan teladan, betapa pentingnya MENCINTAI tanah air. Imam Al-Jurjani di dalam kitabnya AT-TA’RIFAT berkata: “Al-WATHANUL ASHLIYYU HUWA MAWLIDURRAJULI WAL BALADULLADZII HUWA FIIHI (Al-Wathan al-Ashli adalah tempat kelahiran seseorang dan negeri di mana ia tinggal di dalamnya).” Syaikh Ismail Haqqi Al-Hanafi Al-Khalwathi berkata: “ISYAARATU ILAA ANNA HUBBUL WATHONI MINAL IMAAN, WAKAANA RASULULLAHI S.A.W YAKULU KATSIIRAN : AL WATHON AL WATHON. FAHAQQAQALLAHU SUBHANAHU SU’LAHU (Petunjuk bahwa CINTA TANAH AIR sebagian dari IMAN.Rasulullah SAW banyak sekali menyebut TANAH AIR, TANAH AIR. Kemudian Allah SWT mewujudkan permohonannya…” (Ruhu Bayan, 441-442)

Nah, NASIONALISME atau rasa cinta kepada tanah air dengan demikian seperti yang dicontohkan oleh Nabi SAW adalah bagian dari iman, bagian dari ibadah. Maka dalam momentum Maulid Nabi SAW yang juga berbarengan dengan momentum Hari Pahlawan ini, perlu kita ingatkan kepada diri kita masing-masing bahwa mencintai tanah air Indonesia , ikut menjaga dan merawat Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) juga adalah sebuah ibadah yang mulia. Karena CINTA TANAH AIR itu adalah MEMBANGUN, MENJAGA dan MERAWAT. Seperti yang dikatakan oleh UMAR BIN KHATTAB : “LAW LAA HUBBUL WATHONI LAKHARUBA BALADUSSUU’I FABIHUBBIL AWTHONI UMMIRATSUL BULDAN (Jika bukan karena cinta tanah air, niscaya akan rusak negeri yang gersang. Maka sebab cinta tanah air lah, dibangun negeri-negeri).” Maka, mengisi alam kemerdekaan yang telah diperjuangkan dengan jiwa raga oleh para pendahulu kita dengan karya nyata, ikut menjaga dan merawat berbagai fasilitas umum agar tetap fungsional dan manfaat serta menjaga kerukunan dan ketenteraman seluruh lapis masyarakat adalah sebuah implementasi amal yang mulia. Wallahu A’lamu Bishawwab. ***

Read previous post:
Di Bantul Kepesertaan BPJS Berkurang

BANTUL (MERAPI) - Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Bantul, menyebut kepesertaan jaminan pada Badan Penyelenggara Jaminan Sosial

Close