IKHLAS BERAMAL

PENGERTIAN ikhlas dalam ibadah dan ketaatan adalah menghindari segala hal yang berada di luar perintah, keinginan, dan kebaikan Allah SWT, demi menjaga berbagai rahasia yang ada di antara hamba (al-‘abd) dan Dzat yang disembahnya (al-ma’bûd); serta melakukan berbagai amal perbuatan yang semata-mata ditujukan kepada Allah yang Maha Melihat dan Maha Mendengar. Dengan kalimat lain, ikhlas adalah pelaksanaan berbagai kewajiban dan tanggung jawab oleh si hamba, karena Allah memerintahkannya, dan demi meraih ridha-Nya melalui pelaksanaan kewajiban dan tanggung jawab tersebut. Tidak mudah menegakkan ikhlas dalam diri, karena pada dasarnya manusia merupakan makhluk yang lemah. Godaan setan yang terkutuk selalu mengintai untuk merusak amal-amal kebaikan yang telah manusia kerjakan.

Ada beberapa cara agar manusia dapat mengikhlaskan seluruh amal perbuatannya, baik dalam hal ibadah khusus maupun keiatan-kegiatan yang lain, yakni, Pertama, banyak berdoa. Doa adalah kekuatan utama umat Islam dalam menghadapi segala persoalan. Di antara doa yang sering dipanjatkan Rasulullah SAW agar senantiasa menjaga keikhlasan ialah, “Ya Allah, aku memohon perlindungan kepada-Mu dari perbuatan menyekutukan-Mu sementara aku mengetahuinya, dan aku memohon ampun terhadap perbuatan syirik yang tidak aku ketahui”. (HR Ahmad). Kedua, memandang rendah amal kebaikan. Memandang rendah amal kebaikan yang dilakukan akan dapat mendorong seseorang untuk melakukan suatu amal dan perbuatan dengan lebih ikhlas. Di antara bencana yang dialami seorang hamba adalah ketika ia merasa puas dengan amal yang dilakukan, di mana hal tersebut dapat menyeretnya ke dalam perbuatan ujub (bangga diri) yang menyebabkan rusaknya keikhlasan.
Ketiga, menyembunyikan amal kebaikan. Amal-amal kebaikan yang disyariatkan dan lebih utama untuk disembunyikan, semisal salat sunah, puasa sunah dan lain-lain, seyogyanya tidak terlalu banyak diungkapkan kepada orang lain, dikhawatirkan terjebak kepada riya’. Sabda Nabi Muhammad SAW: “Tujuh golongan yang akan Allah naungi pada hari di mana tidak ada naungan selain daru naungan Nya yaitu, pemimpin yang adil; pemuda yang tumbuh di atas ketaatan kepada Allah; laki-laki yang hatinya senantiasa terikat dengan masjid; dua orang yang mencintai karena Allah, bertemu dan berpisah karena Nya; seorang lelaki yang diajak berzina oleh seorang wanita yang cantik dan memiliki kedudukan namun ia berkata: ‘Sesungguhnya aku takut kepada Allah’; seseorang yang bersedekah dan menyembunyikan sedekahnya tersebut hingga tangan kirinya tidak mengetahui apa yang diinfakkan oleh tangan kanannya; dan seseorang yang mengingat Allah di waktu sendiri hingga meneteslah air matanya”. (HR Bukhari Muslim).

Keempat, selalu takut amalnya tidak diterima. Firman Allah SWT: “Dan orang-orang yang memberikan apa yang telah mereka berikan, dengan hati yang takut, (karena mereka tahu bahwa) sesungguhnya mereka akan kembali kepada Tuhan mereka”. (QS Al Mukminun: 60). Di dalam ayat ini Allah menjelaskan bahwa di antara sifat-sifat orang mukmin adalah mereka yang memberikan suatu pemberian, namun mereka takut akan tidak diterimanya amal perbuatan mereka tersebut. Kelima, tidak terpengaruh perkataan manusia. Pujian dan perkataan orang lain terhadap seseorang merupakan suatu hal yang pada umumnya disenangi manusia. Bahkan, Rasulullah pernah menyatakan ketika ditanya tentang seseorang yang beramal kebaikan kemudian dia dipuji oleh manusia karenanya belaiu menjawab, “Itu adalah kabar gembira yang disegerakan bagi seorang mukmin”. (HR Muslim). Begitu pula sebaliknya, celaan dari orang lain merupakan suatu hal yang pada umumnya tidak disukai manusia. Akan tetapi, janganlah jadikan pujian atau celaan orang lain sebagai sebab beramal saleh karena hal tersebut bukanlah termasuk perbuatan ikhlas.

Ya Allah, jadikanlah kami termasuk hamba-hamba-Mu yang mukhlish dan mukhlash, dan limpahkanlah shalawat dan salam kepada sang teladan kaum mukhlashin, Rasulullah Muhammad SAW, seluruh keluarga dan sahabat beliau yang ikhlas, serta para pengikutnya sampai akhir zaman nanti. Aamiin.

Read previous post:
Diskominfo Sleman Dorong Operator Buka Jaringan Internet Lebih Luas

SLEMAN (MERAPI) - Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Sleman, mendorong operator telepon seluler membuka jaringan internet lebih luas lagi,

Close