Kuasa Money Politic

HASIL pemilu ini sungguh memprihatinkan karena tidak akan terlalu jauh berbeda dengan pemilu-pemilu sebelumnya, siapa yang bisa “membeli” suara maka dia yang akan melaju ke parlemen. Sesungguhnya, aroma money politic berhembus sedemikian kuatnya. Sudah banyak masyarakat yang merasa jengah dengan upaya para caleg untuk membeli suara dan kepercayaan mereka.

Sayangnya, meskipun menolak…mereka tidak memiliki keberanian untuk segera menyerahkan money politic tersebut kepada pihak panwas setempat. Kenapa tidak berani…? Karena kadang caleg yang berusaha menyuap itu masih bertetangga, saudara atau dikenali punya banyak preman.

Inilah yang kemudian membuat skema kehidupan politik kita menjadi sulit berubah menjadi lebih baikdan maju. Keberanian satu dua orang saja, di dalam membongkar dan menantang money politic tidak akan memberi efek yang signifikan tanpa dibantu oleh seluruh lapisan masyarakat. Perubahan bisa terjadi, jika dilakukan secara bersama-sama…secara massive.

Dan setelah para politikus busuk ini dilantik menjadi anggota parlemen, maka siapa yang akan paling menderita…? Ya rakyat itu sendiri. Uang negara yang seharusnya peruntukannya untuk meng-cover pendidikan gratis, mensubsidi BBM, men-subsidi sembako dan lain-lain dibawa oleh para koruptor untuk memperkaya dirinya sendiri, sekaligus mempersiapkan pundi-pundi logistiknya, untuk mempersiapkan diri menghadapi pemilu yang akan datang.

Menolak POLITIK SUAP, jangan hanya menjadi jargon saja. Tetapi sebuah pesan yang harus diaplikasikan langsung oleh orang per-orang. Karena dari keinginan setiap orang untuk melihat negaranya menjadi bersih dari korupsi lah…perubahan itu dapat segera dimulai. Ke depan masih ada begitu banyak event politik, pilurdes, pilkada hingga pemilu yang akan datang. Ada cukup banyak waktu bagi masyarakat untuk memikirkan apa dampak dari pembiaran praktek money politic ini masih saja terus terjadi. Kita sangat berharap, di suatu masa nanti…parlemen benar-benar diisi oleh orang-orang yang soleh, sederhana dan bersih agar kesejahteraan benar-benar menjadi hak rakyat untuk menikmatinya. Wallahu A’lamu bishawwab.

Pin It on Pinterest

Read previous post:
Syukuran Pemilu Sukses, Seniman Gelar Prosesi Umbul Donga

KARANGANYAR (MERAPI) - Para seniman asal eks karesidenan Surakarta menggelar karya tari ekspresif bertajuk 'Umbul Donga Satria Jumeneng Praja' di

Close