Miskinkan Koruptor dan Kroninya

Rasulullah SAW bersabda : “Laknat Allah kepada pemberi suap dan penerima suap.” {H.R.Ahmad}

HEBOH operasi tangkap tangan anggota DPR RI…RMY. Beritanya begitu menyedot banyak perhatian publik. Medsos tidak henti-hentinya membicarakan RMY dengan segala sepak terjangnya dalam dunia politik…hingga berakhir di tangan KPK. Dan ini kembali menambah catatan panjang para politikus kita yang telah menyalah gunakan wewenangnya dan tersandung skandal korupsi serta menambah catatan ketua partai politik yang hancur karier politiknya karena korupsi dan suap.

Bagaimana dengan nasib PPP yang selama ini dinahkodai RMY…? Saya yakin, justru hilangnya RMY dari peta politik PPP akan membuat partai ini solid kembali setelah sebelumnya terbelah menjadi dua kubu. RMY juga bukan sosok yang acceptable di kalangan akar rumput. Loyalis yang kecewa dengan gaya berpolitiknya, dan mungkin sudah tidak bersemangat mencoblos ke TPS, akan kembali muncul ghirohnya.

Yang terpenting sekarang, kita menaruh harapan teramat sangat besar kepada KPK untuk menuntaskan skandal ini hingga ke akar-akarnya. KPK dapat mulai mengembangkan kepada siapa saja dana-dana haram yang selama ini dikumpulkan oleh RMY mengalir. Bisa dimullai dari caleg-caleg yang masuk klasifikasi orang dekat RMY, saudara…atau tim kerjanya. Coba dilihat, berasal dari sumber mana saja pembiayaan kampanye mereka hingga misal bisa membuat branding kampanye dengan ribuan banner yang bertebaran di mana-mana. Juga tandem-tandem caleg-caleg tadi, vendor yang mengerjakan proyek promosi kampanye tersebut.

Jika ditelusuri mereka berkampanye dari uangnya sendiri, tentu baik-baik saja. Tetapi jika ternyata mereka ikut menerima aliran dana dari saku RMY secara pribadi atau dari pejabat-pejabat yang berada di bawah tekanan pengaruh RMY dan kroni-kroninya, maka kita berharap KPD menuntaskannya. PPATK tentu punya data lengkap tentang aliran dana transfer tersebut. Dan seluruh asset yang bersumber dari suap tadi wajib disita dan dikembalikan kepada ummat. Jika koruptor dan kroninya tidak dimiskinkan, maka perilaku ini akan terus berulang. Dan ini momentum bagus untuk membangun sistem yang bersih, sistem pemilu yang juga bersih. Wallahu A’lamu bishawwab

.

Pin It on Pinterest

Read previous post:
Kemenpar Turut Promosikan Kampanye Visit the Heart of Borneo

JAKARTA (MERAPI) – Kementerian Pariwisata memberikan dukungan terhadap program WWF – Heart of Borneo (HoB). Hal ini dibuktikan melalui konferensi

Close