Cara yang Halal

image description

Dari Abu Abdillah Nu’man bin Basyir r.a dia berkata, saya mendengar Rasulullah SAW bersabda, “Sesungguhnya yang halal itu jelas dan yang haram itu jelas. Di antara keduanya terdapat perkara-perkara yang syubhat (samar-samar) yang tidak diketahui oleh orang banyak. Maka siapa yang takut terhadap syubhat berarti ia telah menyelamatkan agamanya dan kehormatannya. Dan siapa yang terjerumus dalam perkara yang syubhat, maka akan terjerumus dalam perkara yang diharamkan…” {H.R.Bukhari & Muslim}

MEMILIH hidup dengan cara yang halal dan benar, adalah hal yang sangat penting untuk diperhatikan. Kita selalu berfikir untuk bisa meraih impian kita, dalam masalah jodoh, pekerjaan, punya rumah, mobil, jabatan politik…dengan cara yang penting dapat saja. Apakah dengan cara curang, dusta, mencuri, korupsi…dan lain-lain, semuanya dilakukan. Yang penting dapat. Unsur dosa sudah tidak lagi difikirkan.

Padahal kita hidup hanya satu kali, dalam hidup yang satu kali ini seharusnya kita berusaha dan berjuang agar apapun yang kita lakukan untuk kepentingan dunia selaras dengan kepentingan akhirat kita. Agar semua bernilai ibadah. Bekerja bernilai ibadah jika diniatkan untuk ibadah, juga memperhatikan cara-caranya yang halal. Jual beli (mu’amalah) juga bernilai pahala jika sesuai dengan tata cara yang diatur dalam syari’at. Nyari jodoh juga dengan cara-cara yang halal. Berpolitik-pun dengan cara yang benar sesuai aturan syari’atnya.

Manusia hanya bisa mengupayakan yang terbaik, adapun tercapai ataupun tidak hasil usaha tadi…semuanya kembali kepada takdir yang telah Allah SWT gariskan untuk kita. Hidup dengan cara yang benar sangat menentukan nilai seseorang di hadapan Allah SWT. Jikapun setelah berusaha ternyata kita belum berhasil, maka proses yang telah dijalani-pun akan bernilai pahala. Jika semua orang menyadari tentang hal ini, maka insya Allah…tidak akan ada orang yang mengambil sesuatu yang bukan haknya. Tidak ada orang yang sengaja berbuat curang untuk ke luar sebagai pemenang. Tidak ada orang yang mau untuk diajak terlibat di dalam sebuah praktik kecurangan, karena setiap kecurangan adalah perbuatan dosa yang semuanya harus dipertanggung jawabkan kelak di yaumi hisab. Wallahu A’lamu bishawwab. *

.

Pin It on Pinterest

Read previous post:
Mr X Tewas Misterius, Tubuh Hancur Sampai Sulit Diautopsi

KARANGANYAR (MERAPI) - Seorang pria ditemukan tak bernyawa di area perkebunan Dukuh Singget Rt 01/Rw X Desa Kemuning, Ngargoyoso, Minggu

Close