Waspada orderan fiktif, korban harus segera lapor polisi

- Kamis, 24 November 2022 | 11:00 WIB
Driver ojol kena order fiktif mengantar alamat yang tidak ada pemesannya. (Istimewa)
Driver ojol kena order fiktif mengantar alamat yang tidak ada pemesannya. (Istimewa)

DRIVER ojek online (ojol) tertipu orderan fiktif bukan cerita baru, namun tetap harus diwaspadai karena kasusnya terus berulang.

Beberapa hari lalu driver ojol Fahmi Eka Prasetyo yang juga mengatasnamakan teman-teman ojol lainnya telah melaporkan ke polisi. Mereka telah menjadi korban penipuan berupa order fiktif yang dilakukan oknum mahasiswi, DA (23).

 

Saat itu Fahmi mendapat orderan mengirim barang kosmetik yang diambilnya di Dusun Keloran, Tirtonirmolo Kasihan Bantul. Setelah transaksi, barang tersebut diantar ke Potorono Banguntapan Bantul atas nama Anisa.

Baca Juga: Peruntungan horoskop Shio Monyet Minggu 20 November 2022, waktunya untuk penyembuhan batin dari luka hubungan

Namun setelah sampai alamat yang dituju, ternyata tak ada nama tersebut. Padahal Fahmi telah membayar kosmetika senilai Rp 210.000 kepada si  penjual.

 

Modus seperti itu ternyata dialami juga teman-teman Fahmi, sehingga kasus tersebut dilaporkan ke polisi. Polisi pun berhasil mengendus keberadaan pelaku dan langsung mengamankannya, yakni DA seorang mahasiswi.

 

Halaman:

Editor: Hudono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Catatan Hendry Ch Bangun: Ombudsman Media

Rabu, 1 Februari 2023 | 12:00 WIB

Sikap Muslim terhadap Al Qu’ran

Rabu, 1 Februari 2023 | 06:17 WIB

Mengapa mengemis daring dilarang, ini sebabnya

Selasa, 31 Januari 2023 | 09:30 WIB

Awas, jangan beli barang curian, ini risikonya

Senin, 30 Januari 2023 | 11:00 WIB

Cegah anak terlibat klitih, orangtua pun perlu dibina

Senin, 30 Januari 2023 | 09:30 WIB

Catatan Hendry Ch Bangun: Setelah kompeten, apa?

Selasa, 24 Januari 2023 | 11:00 WIB
X