Lima profil manajerial pembelajaran inklusi di Indonesia

- Kamis, 17 November 2022 | 05:30 WIB
Dr. H. Khamim Zarkasih Putro, M.Si (Dok. Pribadi)
Dr. H. Khamim Zarkasih Putro, M.Si (Dok. Pribadi)

HARIAN MERAPI - Pendidikan inklusi mempunyai pengertian yang beragam.

Stainback dan Stainback mengemukakan bahwa sekolah inklusi adalah sekolah yang menampung semua siswa di kelas yang sama.

Sekolah ini menyediakan program pendidikan yang layak, menantang, tetapi sesuai dengan kemampun dan kebutuhan setiap siswa, maupun bantuan dan dukungan yang dapat diberikan oleh para guru agar anak-anak berhasil.

Baca Juga: Lima manfaat hidup sederhana, diantaranya senantiasa bersyukur atas apa yang dimiliki

Lebih dari itu, sekolah inklusi juga merupakan tempat setiap anak dapat diterima, menjadi bagian dari kelas tersebut,

dan saling membantu dengan guru dan teman sebayanya, maupun anggota masyarakat lain agar kebutuhan individualnya dapat terpenuhi.

Salah satu karakteristik terpenting dari sekolah inklusi adalah satu komunitas yang kohesif, menerima dan responsive terhadap kebutuhan individual siswa.

Untuk itu, Sapon-Shevin mengemukakan lima profil pembelajaran di sekolah inklusi, yaitu:

Pertama, pendidikan inklusi berarti menciptakan dan menjaga komunitas kelas yang hangat, menerima keanekaragaman, dan menghargai perbedaan.

Guru mempunyai tanggungjawab menciptakan suasana kelas yang menampung semua anak secara penuh dengan menekankan suasana

Baca Juga: Delapan amalan utama pembuka pintu rezeki, diantaranya menjalin silaturaim

dan perilaku sosial yang menghargai perbedaan yang menyangkut kemampuan, kondisi fisik, sosial ekonomi, suku agama, dan sebagainya.

Pendidikan inklusi berarti penerapan kurikulum yang multilevel dan multimodalitas.

Kedua, mengajar kelas yang heterogen memerlukan perubahan pelaksanaan kurikulum secara mendasar.

Pembelajaran di kelas inklusi akan bergeser dari pendekatan pembelajaran kompetitif yang kaku,

mengacu materi tertentu, ke pendekatan pembelajaran kooperatif yang melibatkan kerjasama antar siswa, dan bahan belajar tematik.

Halaman:

Editor: Swasto Dayanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Keteladanan Nabi Ibrahim AS sebagai Abul Anbiya

Rabu, 8 Februari 2023 | 10:26 WIB

Tujuan Allah SWT menciptakan alam semesta

Selasa, 7 Februari 2023 | 06:24 WIB

Sikap Muslim terhadap Al Qu’ran

Rabu, 1 Februari 2023 | 06:17 WIB
X