• Kamis, 1 Desember 2022

Tragedi remaja bunuh pacar di Temanggung, akibat lemahnya pengawasan orangtua

- Kamis, 6 Oktober 2022 | 13:00 WIB
Rekonstruksi diperagakan oleh peran ganti polisi karena masih di bawah umur, baik pelaku maupun korban. (Foto : Arif Zaini Arrosyid )
Rekonstruksi diperagakan oleh peran ganti polisi karena masih di bawah umur, baik pelaku maupun korban. (Foto : Arif Zaini Arrosyid )

KASUS pembunuhan gadis di bawah umur di Temanggung sungguh membuat kita miris. Pelakunya ternyata sang pacar, Rom,  warga Tretep Temanggung, yang juga masih di bawah umur.

Karena mereka masih di bawah umur, maka dalam rekonstruksi yang digelar Kamis kemarin perannya digantikan orang lain, yakni polisi.

Kasus ini mendapat perhatian luas dari masyarakat Temanggung, lantaran tingkat kesadisannya yang luar biasa dan itu dilakukan oleh anak. Rom tega mencekik pacarnya, Sup (17) hingga tewas lantaran minta pertanggungjawaban.

Baca Juga: Waspada, serangan jantung bisa terjadi pada usia muda, ini penyebabnya

Ya, sebelumnya pelaku menenggak minuman keras berupa tuak bersama pacarnya, kemudian mereka melakukan hubungan layaknya suami istri. Setelah itu, Sup meminta pertanggungjawaban Rom. Mereka pun bertengkar hebat hingga pada akhirya Rom mencekik pacarnya sampai kehabisan napas.

Tindakan Rom sungguh sangat sadis, seperti tak ada rasa penyesalan. Bahkan, seusai kejadian ia sempat tidur di sofa dan ketika terbangun mendapati sang pacar dalam kondisi hidung mengeluarkan darah. Bahkan ia sempah membasuhnya dengan air.

Setelah mengetahui pacarnya meninggal, ia semakin panik dan menguburkannya di belakang rumah. Sementara ketika membaca medsos di HP kekasihnya, ada informasi orang hilang yang tak lain adalah Sup.

Baca Juga: Pemanis pengganti gula, berbahayakah ? Ini penjelasan dokter

Teganya lagi, Rom malah menjual HP tersebut. Informasi orang hilang tersebut akhirnya terungkap, Rom lah pelakunya, ia telah membawa pacarnya ke rumah dan kemudian membunuhnya, meski dikatakakan tidak ada maksud menghabisi nyawa korban.

Halaman:

Editor: Hudono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Waspadai maling di lokasi bencana gempa Cianjur

Selasa, 29 November 2022 | 10:55 WIB

Teladan Jayamahe

Selasa, 29 November 2022 | 09:15 WIB

Hidup seimbang dalam keridhaan Allah SWT

Senin, 28 November 2022 | 05:46 WIB

Bila warga miskin gantung diri, salah siapa ?

Jumat, 25 November 2022 | 10:00 WIB

Lagi-lagi pelajar bawa clurit, polisi harus tegas

Rabu, 23 November 2022 | 11:00 WIB

Pengguna jalan mau menangnya sendiri, ini akibatnya

Rabu, 23 November 2022 | 10:00 WIB

Awas, mafia hukum di MA, ada oknum hakim agung

Selasa, 22 November 2022 | 11:00 WIB

Gedung sekolah tak layak, jangan korbankan siswa

Selasa, 22 November 2022 | 10:00 WIB

Landasan utama penerapan pendidikan inklusi di Indonesia

Selasa, 22 November 2022 | 05:30 WIB

Terjerat pinjol, bisa berbuntut nekat

Senin, 21 November 2022 | 11:00 WIB

Mengapa Pilih Keadilan Restoratif ? Ini keuntungan

Senin, 21 November 2022 | 10:00 WIB
X