• Kamis, 9 Desember 2021

Pungli Itu Masih Ada

- Rabu, 29 Agustus 2018 | 21:02 WIB

 
-
ilustrasi BENARKAH Yogya sudah terbebas dari pungutan liar (pungli) yang dilakukan para juru parkir (jukir) ? Jawabnya belum ! Bahkan pungli itu dilakukan terang-terangan tanpa bisa dicegah. Lantas apakah aparat penegak Perda tidak tahu ? Nampaknya juga tidak masuk akal kalau tidak tahu. Mungkin lebih tepat menggunakan istilah pura-pura tidak tahu. Mau bukti ? Silakan Anda parkir di kawasan Taman Pintar Yogya. Nanti akan didatangi petugas parkir dan langsung meminta jasa parkir, bila Anda bawa kendaraan roda dua maka akan dikenakan tarif Rp 3.000 alias tiga kali lipat dari tarif yang diatur Perda Nomor 5 Tahun 2012 tentang retribusi jasa umum yang mengatur tarif retribusi pada satuan ruang parkir di tepi jalan umum. Itupun konsumen tak diberi karcis. Lagi-lagi, apakah hal ini tidak diketahui aparat penegak Perda atau Satpol PP ? Rasanya aneh bila tak mengetahui hal itu. Padahal tidaklah sulit untuk membuktikan. Cobalah sekali-kali mereka atau melalui teman-temannya parkir di kawasan tersebut, nanti akan mudah melihat apa yang sesungguhnya terjadi. Lantas, bagaimana halnya dengan tindakan hukum yang selama ini digencarkan pemerintah daerah, antara lain dengan membawa para jukir nakal ke pengadilan ? Meksi faktanya memang ada yang dibawa ke pengadilan dan dihukum, diyakini hal itu belum mencerminkan fakta yang sesungguhnya. Artinya, yang tidak dihukum jumlahnya jauh lebih banyak ketimbang yang dihukum. Yang dibiarkan tetap beroperasi melakukan pungli jumlahnya juga lebih banyak. Bahkan, anggota Forpi Kota Yogya, Baharuddin Kamba SH mengalami sendiri ditarik tarif parkir yang tidak sesuai ketentuan. Namun Bahar, begitu panggilan akrabnya, lebih memilih membayar Rp 3000 dari yang seharusnya Rp 1000 untuk sepeda motor, daripada ribut-ribut. Itupun ia tidak diberi karcis oleh petugas. Tak hanya dia yang mengalami nasib seperti itu, puluhan orang juga mengeluhkan penarikan tarif parkir yang tidak sesuai ketentuan. Tentu fenomena ini sangat ironis. Ketika Pemkot Yogya menyatakan komitmen menertibkan parkir, termasuk terkait pengenaan tarifnya, praktik pungli di depan mata malah tidak tersentuh. Janganlah berlindung di balik alasan belum dapat laporan dan sebagainya. Sebab, sangat mudah untuk mendapatkan bukti. Cobalah pejabat menyamar sebagai warga biasa dan parkir di kawasan Taman Pintar, niscaya akan merasakan dipungli. (Hudono)

Editor: admin_merapi

Terkini

Lima Rahasia Keberhasilan Dakwah Nabi Muhammad SAW

Rabu, 8 Desember 2021 | 05:00 WIB

Waspada Komplotan Gendam Raup Miliaran Rupiah

Selasa, 7 Desember 2021 | 11:30 WIB

Ikut Pelatihan Kerja, Jangan Pilih LPK Abal-abal

Senin, 6 Desember 2021 | 11:30 WIB

Sanksi Hukum PRT yang Mencuri Emas Majikan

Minggu, 5 Desember 2021 | 12:00 WIB

Pandemi, Kita Belajar Berhemat

Minggu, 5 Desember 2021 | 05:00 WIB

Menunggu Pembubaran Geng Pelajar Tanpa Pandang Bulu

Jumat, 3 Desember 2021 | 14:00 WIB

Bahaya Anak Kecanduan Video Porno, Bocah TK Pun Dicabuli

Selasa, 30 November 2021 | 14:28 WIB

Dendam Keluarga Berujung Petaka

Senin, 29 November 2021 | 11:45 WIB
X