• Jumat, 30 September 2022

Sebab-sebab agresivitas anak-anak dan remaja di sekolah, di antaranya kepemimpinan Kepala Sekolah yang lemah

- Jumat, 5 Agustus 2022 | 06:19 WIB
Dr. H. Khamim Zarkasih Putro, M.Si (Dok Pribadi)
Dr. H. Khamim Zarkasih Putro, M.Si (Dok Pribadi)

HARIAN MERAPI - Perilaku agresif di kalangan anak-anak dan remaja dapat terjadi akibat faktor penyebab yang berbeda-beda.

Sejarah dan psikologi anak adalah dua faktor penting dalam membicarakan tentang penyebab perilaku agresif di sekola/Madrasahh.

Dalam konteks gertakan/perundungan (bullying), sistem pemerintahan suatu negara yang direfleksikan dalam bentuk hukum/aturan maupun budaya di tingkat masyarakat, sistem tata kelola yang baik dan bersih (good and clean governance) sekolah dan sistem dalam keluarga mempengaruhi tingkat agresivitas anak-anak dan remaja.

Baca Juga: Manfaat dzikir bagi seorang muslim, di antaranya menghilangkan perasaan gundah gulana dalam hidupnya

Sekolah/Madrasah memiliki peran sentral atas terjadinya perilaku agresif anak-anak dan remaja.

Hal ini terjadi karena, sudah menjadi tradisi di sekolah/madrasah, bahwa pihak sekolah merasa hal itu sesuatu yang lumrah terjadi dan akan selalu terjadi di sekolah.

Dalam hal ini pihak sekolah tidak peduli, menganggap biasa, toleran, dan tidak mengambil kebijakan apapun untuk mengurangi dan menghilangkan perilaku agresif yang terjadi.

Sekolah/Madrasah melakukan pembiaran (omission) atas agresivitas yang dilakukan siswa-siswinya dengan berbagai macam alasan dan sebab.

Meskipun sudah ada upaya untuk mencegahnya, namun dipandang masih kurang maksimal.

Mengingat agresivitas di sekolah terjadi tanpa/menghindari sepengetahuan pihak sekolah, maka perilaku agresif akan membesar tanpa sepengetahuan sekolah.

Halaman:

Editor: Swasto Dayanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Tawakal gapai harapan hidup yang lebih baik

Jumat, 23 September 2022 | 05:52 WIB

Keteladanan Rasulullah Muhammad SAW dalam pembinaan umat

Sabtu, 17 September 2022 | 07:14 WIB

Agama Islam sebagai Agama Samawi

Selasa, 13 September 2022 | 06:47 WIB

Beragama secara dewasa dan proporsional

Sabtu, 10 September 2022 | 06:42 WIB

Lima syarat taubat nasuha, salah satunya ikhlas

Minggu, 4 September 2022 | 06:25 WIB
X