• Jumat, 30 September 2022

Penyegaran keluarga sebagai upaya untuk mempertahankan keutuhan serta keharmonisan rumah tangga

- Jumat, 22 Juli 2022 | 06:06 WIB
Dr. H. Khamim Zarkasih Putro, M.Si. (Dok Pribadi)
Dr. H. Khamim Zarkasih Putro, M.Si. (Dok Pribadi)

HARIAN MERAPI - Keutuhan keluarga adalah kondisi yang seluruh anggota keluarga merasakan suasana rumah yang harmonis, aman dan nyaman.

Kondisi yang seperti ini menjadi tanggung jawab bersama seluruuh anggota keluarga.

Untuk menjaga keutuhan dan keharmonisan rumah tangga, setiap keluarga harus pandai melakukan berbagai usaha untuk menyegarkan situasi dan kondisi rumah tangganya, terutama bagi suami dan istri.

Baca Juga: Faktor-faktor pembentuk Ketahanan Keluarga: di antaranya persiapan yang matang jelang pernikahan

Tidak perlu menunggu situasi layu atau mengering, namun perlu tindakan nyata dan terus-menerus untuk menyegarkan kehidupannya.

Ada beberapa usaha yang bisa dilakukan oleh suami istri dalam menyegarkan kehidupan berumah tangga; yakni:

Pertama, ingat selalu nilai sakral pernikahan.

Sebagai manusia beriman, selalu meyakini bahwa pernikahan memiliki nilai dan posisi serta nilai sakral.

Pernikahan dinyatakan dalam kitab suci Al-Quran sebagai “mitsaqan ghalizha”, sebuah ikatan yang kokoh, yang tidak boleh diurai secara sembarangan tanpa alasan yang bisa dibenarkan.

Pernikahan bukanlah sebuah uji coba atau semata-mata sarana penyaluran kesenangan antara dua manusia, tetapi suatu perjanjian luhur yang harus senantiasa disegarkan situasi dan kondisinya.

Halaman:

Editor: Swasto Dayanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Tawakal gapai harapan hidup yang lebih baik

Jumat, 23 September 2022 | 05:52 WIB

Keteladanan Rasulullah Muhammad SAW dalam pembinaan umat

Sabtu, 17 September 2022 | 07:14 WIB

Agama Islam sebagai Agama Samawi

Selasa, 13 September 2022 | 06:47 WIB

Beragama secara dewasa dan proporsional

Sabtu, 10 September 2022 | 06:42 WIB

Lima syarat taubat nasuha, salah satunya ikhlas

Minggu, 4 September 2022 | 06:25 WIB
X