Geng Pelajar Beraksi Lagi di Jogja, Nyawa Kembali Melayang

- Selasa, 31 Mei 2022 | 09:30 WIB
Ilustrasi (dok harian merapi com)
Ilustrasi (dok harian merapi com)

WAHAI para orangtua sadarlah...ke mana anak-anakmu selepas pukul 22.00 ? Pertanyaan ini layak diajukan kepada para orangtua yang lalai mengawasi anak-anaknya.

Minggu dini hari lalu seorang pelajar SMP ZW (16) warga Depok Sleman meregang nyawa setelah dianiaya lawannya yang diduga anggota geng pelajar. Sementara teman ZW, yakni SP (15) juga pelajar SMP warga Depok Sleman mengalami lecet-lecet di bagian kaki.

Mereka menjadi korban penganiayaan di Jalan Tentara Pelajar sekira pukul 00.30. Awalnya antara kelompok korban dan pelaku saling tantang di medsos, kemudian janjian bertemu di Jalan Kabupaten. Korban yang terpisah dari kelompoknya dikejar pelaku hingga ke Jalan Tentara Pelajar. Di tempat itulah ZW dihabisi lawan-lawannya.

Baca Juga: Arab Saudi Naikkan Harga Paket Layanan di Masyair, Biaya Jemaah Haji Indonesia Membengkak

Darah kembali tumpah di Jogja. Mau sampai kapan peristiwa semacam ini terjadi di Jogja ? Anak-anak kian brutal dan tak lagi mengenal belas kasihan. Mereka tak lagi punya rasa iba ketika orang yang dianggapnya musuh mengerang kesakitan hingga meregang nyawa.

Siapa pula yang mengajari mereka berbuat sadis seperti itu ? Di mana orang tua mereka ? Adakah sistem yang salah dalam pendidikan anak-anak kita ?

Entahlah, ini menjadi pelajaran buat kita semua, terutama orangtua yang memiliki anak usia pelajar. Tidak kurang-kurang kampanye antiklitih atau semacamnya digelorakan ke masyarakat, namun ternyata tidak efektif.

Baca Juga: Alumi IKA Muga 86 Sukses Gelar Syawalan, Dihadiri Mantan Rektor UMY Khoiruddin Bashori

Kawasan Jalan Tentara Pelajar Yogya selepas pukul 00.00 memang tergolong sepi, jadi itulah yang dimanfaatkan anak-anak nakal untuk berbuat brutal.

Halaman:

Editor: Hudono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Catatan Hendry Ch Bangun: Ombudsman Media

Rabu, 1 Februari 2023 | 12:00 WIB

Sikap Muslim terhadap Al Qu’ran

Rabu, 1 Februari 2023 | 06:17 WIB

Mengapa mengemis daring dilarang, ini sebabnya

Selasa, 31 Januari 2023 | 09:30 WIB

Awas, jangan beli barang curian, ini risikonya

Senin, 30 Januari 2023 | 11:00 WIB

Cegah anak terlibat klitih, orangtua pun perlu dibina

Senin, 30 Januari 2023 | 09:30 WIB

Catatan Hendry Ch Bangun: Setelah kompeten, apa?

Selasa, 24 Januari 2023 | 11:00 WIB
X