• Sabtu, 20 Agustus 2022

Anak Tenggelam di DAM Kiyaran Bantul, Pelajaran Bagi Orang Tua

- Rabu, 13 Oktober 2021 | 14:43 WIB
Petugas gabungan saat melakukan pencarian korban tenggelam   (Foto-Dok Basarnas Yogyakarta)
Petugas gabungan saat melakukan pencarian korban tenggelam (Foto-Dok Basarnas Yogyakarta)

 

 

DAM Kiyaran Sungai Opak di Dusun Kiyaran Kalurahan Sumberagung Kapanewon Jetis Bantul memakan korban. Seorang bocah Roni Dwi Santoso (10 tahun) warga Trimulyo Jetis Bantul tenggelam  Senin lalu, saat mandi di tempat itu bersama teman-temannya.

Jenazahnya baru ditemukan sehari berikutnya. Pelajaran penting bagi para orang tua agar tidak lengah mengawasi anaknya.

Sungguh ini kematian yang sangat tragis. Sulit membayangkan bagaimana kepedihan hati orang tua Roni kehilangan anak kesayangannya yang mati tenggelam di DAM Kiyaran. Orang tua pasti tidak menduga anaknya bakal meninggal dengan kondisi seperti itu.

Baca Juga: Gubernur Jateng Ganjar Pranowo Pantau Percepatan Vaksinasi di Grobogan

Kini tak ada lagi yang bisa diperbuat orang tua, selain mendoakan sang anak agar mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan.

Kita sudah sering mendengar kasus anak tenggelam, baik di sungai, DAM, waduk, kubangan bekas galian pasir dan sebagainya. Umumnya anak jauh dari pengawasan orang tua. Bahkan orang tua menganggap anak bermain air adalah hal lumrah dan tak perlu dikhawatirkan.

Padahal, air bisa menjadi sumber petaka bagi anak. Ini terjadi lantaran anak kebablasan bermain air, tanpa menyadari ada area yang dalam sehingga membahayakan keselamatannya.

Baca Juga: Presiden Jokowi Akan Hentikan Ekspor CPO, Harus Ada Keberanian

Halaman:

Editor: Hudono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Andai skenario Ferdy Sambo berhasil

Selasa, 16 Agustus 2022 | 19:39 WIB

Wanita di Lingkaran Irjen Ferdy Sambo

Kamis, 11 Agustus 2022 | 17:00 WIB

'Jangan Sampai Tiga Kali'

Rabu, 10 Agustus 2022 | 10:00 WIB
X