• Kamis, 20 Januari 2022

Bikin Adegan Viral, 4 Remaja Ini Malah Berurusan Polisi

- Senin, 11 Oktober 2021 | 22:48 WIB
Ilustrasi (Dok Merapi)
Ilustrasi (Dok Merapi)

 


MAUNYA kreatif dan viral dengan mengunggah adegan perkelahian. Ternyata, malah berbuntut hukum dan berurusan dengan Polisi, karena unggahan tersebut meresahkan masyarakat.

Itulah yang dilakukan empat remaja warga Pengasih Kulonprogo yang mengunggah video perkelahian di antara mereka. Adegannya seperti beneran, yakni mereka saling serang menggunakan gesper atau bandul sabuk di dekat rel kereta api Wates.


Setelah unggahan itu tersebar ke medsos, masyarakat pun gempar hingga polisi turun tangan dan mencari empat remaja dalam video tersebut. Alhasil, mereka ditemukan dan harus mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Baca Juga: Pensiunan Tewas Saat Ritual Kungkum di Sungai Sempor Turi Sleman

Tapi mengingat pelaku masih remaja, polisi mengambil langkah diversi, yakni tidak memproses mereka secara hukum, melainkan hanya diwajibkan lapor seminggu dua kali. Empat remaja itu juga diwajibkan membuat surat pernyataan tidak mengulangi perbuatannya dan menyatakan penyesalannya. Orang tua mereka juga dipanggil dan dimintai komitmen untuk mengawasi dan membina anaknya.


Tindakan jajaran Polsek Pengasih yang menangani kasus tersebut sangat bagus dan layak kita apresiasi. Memang tindakan empat remaja ini membuat masyarakat resah dan khawatir, karena mereka melihat aksi tawuran itu beneran, padahal hanya rekayasa belaka.


Tentu masalahnya menjadi berbeda bila perkelahian itu sungguh-sungguh terjadi, karena selain pelaku diancam UU ITE, juga pidana penganiayaan atau setidak-tidaknya tindak kekerasan yang dilakukan lebih dari satu orang. Jika ditimbang-timbang, memang lebih baik bohong-bohongan daripada berkelahi beneran yang potensial menimbulkan korban.

Baca Juga: Pemuda Bertato Ini Bobol Warung Bakso dan Curi Speaker, Dibekuk di Depan Kantor Samsat


Kita yakin, empat remaja tersebut tidak memikirkan dampak dari penyebaran video tersebut. Orang yang menonton video mereka tentu akan mengira bahwa telah terjadi aksi tawuran atau perkelahian. Bila tontonan itu dilihat remaja lain, dikhawatirka justru menginspirasi untuk melakukan tindak kejahatan (perkelahian).

Halaman:

Editor: Hudono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Tak Gampang Selamatkan Teman Tenggelam

Rabu, 19 Januari 2022 | 09:30 WIB

Ritual Menyesatkan Sang Dukun Cabul

Senin, 17 Januari 2022 | 10:30 WIB

Anugerah dan Bencana Kala Omicron Mendunia

Sabtu, 15 Januari 2022 | 11:30 WIB

Waspada, Predator Seksual Berwajah Dukun Cabul

Jumat, 14 Januari 2022 | 11:00 WIB

Memberantas Praktik Joki Vaksin, Perketat Skrining

Selasa, 11 Januari 2022 | 11:30 WIB

Remaja Belajar dari Lingkungan Sosialnya

Senin, 10 Januari 2022 | 05:00 WIB
X