Risiko Bikin Video Mesum

ilustrasi
ilustrasi

ADA nasihat bijak: jangan pernah foto bugil di depan kamera, apalagi beradegan mesum, apalagi sampai divideo segala. Sebab, suatu saat entah sebab apa foto atau video itu akan tersebar ke masyarakat. Agaknya hal itu diabaikan oleh mantan pacar AS (21) yang tidak mengira adegan mesum mereka bakal tersebar ke medsos. Singkat cerita, AS warga Ngemplak Sleman tidak terima diputus pacarnya. Ia mengancam menyebarkan video mesum mereka bila permintaannya untuk balikan tak dipenuhi. Ancaman itu benar-benar diwujudkan lantaran sang mantan tak mau balikan.
Video mesum berdurasi 24 detik itu pun beredar ke mana-mana, termasuk keluarga korban. Tidak terima perbuatan AS, sang mantan melapor ke polisi dan berlanjut penangkapan. AS bakal dijerat Pasal 45 UU ITE dengan ancaman pidana maksimal 6 tahun penjara.
Namun bagaimana dengan video yang telanjur beredar di medsos ? Karena sudah tersebar tentu tak bisa lagi dicabut, apalagi bila ada yang menyimpannya untuk dokumen pribadi atau lainnya. Meski demikian, barangsiapa yang menyebarkan ulang video yang melanggar kesusilaan ini, bakal berhadapan dengan hukum (UU ITE).
AS akan masuk penjara, tapi dia tak bisa menarik video yang beredar. Ia hanya bisa menghapus di akunnya.
Kasus ini tentu menjadi pelajaran penting bagi muda-mudi, khususnya perempuan untuk jangan mau beradegan mesum di depan kamera. Mantan AS mungkin mengira tak mungkin video tersebar karena mereka saling mencintai. Tapi begitu AS diputus cinta, semua bisa terjadi. AS kalap dan mengancam menyebarkan video mesum mereka dan ancaman itu diwujudkan.
Bagaimana bila kemauan AS untuk balikan dituruti? Apakah video mesum itu tidak tersebar ? Belum tentu juga. Kasus ini ibarat bom waktu yang sewaktu-waktu meledak. Ketika hubungan mereka renggang, maka potensi untuk menyebarkannya sangat kuat. Lain soal bila video itu langsung dihapus permanen, barulah aman.
Orang bilang pacaran adalah masa penjajakan, sehingga bisa berlanjut hingga jenjang pernikahan, bisa pula kandas di tengah jalan. Sehingga, jangan coba-coba merekam adegan apapun karena suatu saat akan menjadi bumerang. Harus diasumsikan bahwa setiap adegan di depan kamera akan tersebar ke publik. Jika demikian, maka mereka akan berhati-hati dan tidak sembarangan merekam atau memfoto. (Hudono)

Read previous post:
Salah satu karya yang dipamerkan dalam gelaran ARTJOG 2020 silam di tengah pandemi Covid-19, dengan menerapkan protokol kesehatan ketat. Hal ini juga akan diterapkan pada perhelatan ARTJOG MMXXI. (MERAPI-AGOES JUMIANTO)
ARTJOG MMXXI 2021 – Arts in Common – Time (to) Wonder Akhirnya Digelar

KONDISI di Indonesia akibat pagebluk Covid-19 tahun 2020 lalu memaksa ARTJOG untuk menunda perhelatan edisi tahun 2020 (MMXX) yang mengusung

Close