PTKM Setengah-setengah

ilustrasi

ilustrasi

PEMERINTAH pusat mengakui penerapan pembatasan kegiatan masyarakat di Jawa dan Bali belum efektif mengurangi penyebaran Covid-19. Di mana-mana masih terjadi pelanggaran protokol kesehatan (prokes), terbanyak terkait pemakaian masker. Lainnya, terkait jam operasional usaha, kerumunan serta mobilitas yang masih tinggi. Bila pelanggaran ini terus terjadi, dikhawatirkan program vaksinasi yang kini sedang dijalankan pemerintah juga menjadi tidak efektif.

Lantas, bagaimana cara mengatasinya ? Perlukah pendekatan hukum yang lebih tegas lagi, misalnya dengan menerapkan denda dengan jumlah nominal yang cukup tinggi. Rasanya bila denda tinggi diterapkan akan menimbulkan kontroversi di masyarakat. Sebab, dalam kondisi pandemi seperti sekarang ini sangatlah sulit mencari uang, tentu keberatan bila harus membayar denda. Seperti di Kabupaten Banyumas, warga dapat dikenai denda bila melanggar prokes melalui putusan pengadilan.

Namun bila tidak ada sanksi, warga makin menyepelekan dan tak takut melanggar. Apa boleh buat, demi menekan penyebaran Covid-19, negara diperbolehkan menghukum warganya yang melanggar prokes asal didasarkan pada putusan hukum atau pengadilan.
Bagaimana dengan kondisi di DIY ? Penambahan kasus positif masih terjadi, bahkan dalam sehari ada penambahan lebih dari 200 kasus. Angka ini sangat tinggi dan harus dicari terobosan untuk mengatasinya. Pendekatan yang dilakukan selama ini rasanya sudah tidak efektif lagi. Masyarakat seolah sudah kebal dengan imbauan-imbauan dan tindakan yang bersifat edukatif. Pelanggaran pun terus terjadi. Dan kini saatnya menggunakan pendekatan yang lebih tegas lagi agar ada efek jera.

Sanksi sosial misalnya dengan membersihkan fasilitas umum juga sudah diterapkan, tapi tetap saja pelanggaran terus terjadi. Sementara denda juga sudah diterapkan secara selektif dengan nominal relatif kecil. Bisa saja denda menjadi efektif bila nominalnya besar, karena masyarakat, terutama masyarakat kecil pasti keberatan dan meminta diganti dengan denda lainnya.

Mengatasi pandemi memang tidak bisa sendirian, pemerintah saja misalnya, namun juga harus melibatkan masyarakat secara keseluruhan. Covid-19 harus dilawan secara bersama dan serempak. Perlawanan terhadap Covid-19 dan penerapan PTKM yang setengah-setengah malah bisa menimbulkan persoalan baru. Penyebaran tidak mereda, malah terjadi pemborosan anggaran karena upaya negara untul melawan pandemi menjadi tak efektif lantaran masyarakat tak patuh prokes. (Hudono)

Read previous post:
Cerita Bergambar W.A.S.P

Close