Tewas Saat Kencan

ilustrasi
ilustrasi

INI peringatan keras pagi para lelaki hidung belang dan PSK untuk segera bertobat dan kembali ke jalan yang benar. Seorang pekerja seks komersial DP (41) warga Solo ditemukan tewas di sebuah hotel kawasan Caturtunggal Depok Sleman. Kejadiannya Minggu lalu sekitar pukul 05.00, DP mengalami kejang-kejang saat melayani teman kencannya hingga berakhir dengan kematian. Lantaran panik, teman kencan berusaha kabur, namun berhasil diamankan petugas keamanan hotel.

Ironisnya, saat kejadian, suami DP menunggu di luar kamar dan curiga ketika teman kencan istrinya kabur. Apalagi mendapati istrinya sudah tak bernapas, kecurigaan langsung mengarah teman kencan DP, hingga yang bersangkutan diamankan. Masih belum jelas mengapa DP mengalami kejang-kejang dan berlanjut kematian. Pun belum jelas peran teman kencannya dalam kasus meninggalnya DP. Untuk sementara, polisi menjerat teman kencan DP dengan Pasal 359 KUHP tentang kelalaian yang menyebabkan seseorang meninggal dunia.

Pertanyaannya, seperti apa kelalaian teman kencan DP sehingga korban meninggal. Terlepas apa motif atau penyebabnya, tindakan teman kencan DP memang mencurigakan. Saat diinterogasi mengapa berlari meninggalkan korban, jawabnya untuk mengangkat telepon. Tapi ternyata malah menaiki motor dan hendak kabur. Nah itulah yang harus didalami polisi. Ia kabur karena panik atau karena sebab lain.

Dalam KUHP, seseorang yang meninggalkan orang lain dalam kondisi bahaya, dikatorikan sebagai perbuatan pidana. Bila diterapkan dalam kasus di atas, teman kencan meninggalkan DP dalam keadaan kejang-kejang tentu masuk kategori tersebut. Sebab, seharusnya dia menolong atau setidak-tidaknya mencari bantuan untuk menolong DP. Namun hal itu tidak dilakukan sehingga korban meninggal dunia.

Lantas, bagaimana dengan suami DP yang menunggu di luar kamar ? Kasus ini tergolong unik. Bagaimana mungkin seorang suami membiarkan atau bahkan ‘menjual’ istrinya kepada laki-laki hidung belang ? Tentu ini kasus lain lagi yang juga butuh penanganan. Sang suami mungkin terlambat karena mendapati istrinya sudah dalam kondisi tidak bernyawa, sehingga tak bisa memberi pertolongan.

Penyelidikan harus dilakukan secara menyeluruh, misalnya apakah ada penyakit bawaan sehingga DP mengalami kejang-kejang, atau apakah sebelumnya yang bersangkutan meminum obat yang memicu detak jantung hingga tidak terkendali ? Juga, sejauh mana peran teman kencan sehingga mengakibatkan DP meninggal dunia. Nasihat paling aman adalah jauhi prostitusi dan tidak kencan, begitu pula bagi lelaki hidung belang, agar tetap sehat dan tak dijerat hukum. (Hudono)

Read previous post:
ilustrasi
Melerai Cekcok Pasutri, Pak Dukuh Ditikam Pisau

Close