Penyebar Hoax Corona

ilustrasi
ilustrasi


MASYARAKAT diminta berhati-hati ketika menge-share informasi seputar virus corona di media sosial (medsos). Sebab, bila ternyata informasi tersebut bohong atau menyesatkan, dapat berdampak hukum. Bahkan, pelaku dapat diancam pidana penjara paling lama 6 tahun dan/atau denda hingga Rp 1 miliar sebagaimana diatur dalam UU No 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), khususnya Pasal 28 ayat (1) dan Pasal 45A ayat (1).


Ancaman ini tidak main-main, karena pasal tersebut sudah sering digunakan terutama saat Pilpres tahun lalu. Dilihat ancaman hukumannya memang cukup berat, tapi tidak semua penyebaran kabar bohong atau hoax dibawa ke pengadilan. Sehingga sejumlah pihak berpendapat ketentuan pasal tersebut sangat subjektif, bahkan bernuansa politis. Terlepas perdebatan tersebut, kini pasal di atas menjadi populer lantaran munculnya beberapa kasus hoax terkait virus corona.


Kominfo setidaknya menemukan puluhan berita hoax terkait virus corona sehingga bisa meresahkan masyarakat, namun tidak semua diproses hukum. Pasal tersebut mengancam penyebar hoax yang menyebabkan kerugian bagi konsumen dalam transaksi elektronik. Bagaimana bila berita tersebut ternyata tidak merugikan konsumen ? Dan, bagaimana membuktikan bahwa berita tersebut merugikan atau tidak merugikan ?


Tentu jawaban atas pertanyaan tersebut bisa beragam, bahkan tergantung situasi dan kondisi. Bagaimana pula bila penyebar informasi hoax tidak mengetahui bahwa berita yang di-share adalah hoax ? Hal yang terakhir ini sangat sering terjadi. Bahkan, bisa jadi kita melakukannya setiap hari tanpa menyadari bahwa berita yang kita share adalah hoax.


Bila hukum dijalankan secara kaku, niscaya akan sangat banyak netizen yang masuk penjara gara-gara menyebar hoax. Untuk itulah banyak kalangan meminta aparat penegak hukum agar menerapkan hukum secara adil, namun tidak kaku.


Orang yang beritikad baik, tidak ada itikad buruk, harus dilindungi hukum. Karena itu, bila orang tersebut sejak awal tidak mengetahui bahwa berita yang hendak di-share adalah hoax dan mengiranya sebagai berita yang benar, selayaknya yang bersangkutan tidak dihukum. (Hudono)

Read previous post:
VW Combi Dijadikan Coffee Bar

INGIN menikmati minuman kopi dengan suasana berbeda? Satu di antaranya dapat memilih lokasi yang tampil, misalnya ada mobil klasik di

Close