Buru Bandar Pil Koplo


ilustrasi
ilustrasi

DALAM dua pekan ini jajaran Polres Bantul menggelar razia besar-besaran terhadap penyalahgunaaan narkoba dan pil koplo. Hasilnya pun sangat signifikan, karena polisi berhasil menangkap pengedar besar dengan barang bukti 15.000 pil koplo. Lebih mengkhawatirkan lagi, pil koplo tersebut hendak diedarkan di kalangan pelajar karena harganya relatif terjangkau. Pertanyaannya, dari mana IP (21), warga Mantrijeron Yogya mendapatkan barang haram tersebut ?

Menurut pengakuan IP, barang tersebut didapatkan secara online dengan pemasok yang katanya dari Jakarta. Nah, tentu ini menjadi PR bagi kepolisian untuk menangkap pemasoknya. Karena jelas si pemasok kedudukannya lebih tinggi ketimbang IP yang hanya sebagai pengedar. Boleh jadi ia bandar besar yang menyuplai barang tidak hanya di Yogya, tapi juga kota besar lainnya.


Berdasar interogasi kepolisian, paket pil koplo yang dijual kepada pelajar seharga antara Rp 30 ribu hingga Rp 40 ribu per 10 butir dan hasil penjualannya laris manis. Tentu ini lampu kuning bagi pelajar. Bisa dibayangkan bagaimana bila kebanyakan pelajar mengonsumsi narkoba atau pil koplo ? Tentu akan sangat merusak generasi penerus bangsa.


Karena itu, mumpung belum terlambat, razia harus terus digalakkan secara intensif dan kontinyu, terutama di kalangan pelajar. Dan, lebih penting lagi, informasi kapan razia digelar jangan sampai bocor . Sebab, bila informasinya sudah bocor, sasaran pasti akan bersiap-siap sehingga luput dari kejaran petugas.

Sejauh ini menangkap bandar narkoba tidaklah gampang. Mereka akan terus berusaha memanfaatan kelengahan petugas, bahkan kalau perlu melakukan suap kepada petugas. Karenanya tak heran dalam beberapa kasus narkoba, terutama peredaran di dalam lapas, oknum petugas juga ada yang terlibat.

Pertanyaan lain yang perlu dicari jawabnya, dari mana para bandar ini mendapatkan barang dalam jumlah besar ? Apakah kemungkinan ada ‘main mata’ dengan perusahaan farmasi, atau mungkin oknum dokter ? Inilah yang harus ditelusuri aparat kepolisian. (Hudono)

Read previous post:
TERDAKWA JUGA DIDENDA RP 1 MILIAR- Pengedar Narkoba Divonis 5 Tahun

BANTUL (MERAPI) - Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Bantul yang diketuai Khoiruman Pandu Kesuma Harahap SH menjatuhkan vonis 5 tahun

Close