Tusuk Gigi Kuras ATM


ilustrasi
ilustrasi

KELIHATANNYA sepele, hanya pakai tusuk gigi bisa menguras isi ATM. Itulah yang dilakukan komplotan penjahat asal Lampung dan Riau yang beraksi lintas provinsi. Modusnya sebenarnya sangat sederhana, yakni tusuk gigi untuk mengganjal mesin ATM, sehingga ketika kartu dimasukkan langsung macet dan tertelan. Di saat seperti itu nasabah bingung dan berusaha mengambil ATM yang tertelan.

Dalam situasi demikian, komplotan pengganjal ATM ini berbagi tugas, ada yang berpura-pura membantu dengan cara sangat halus, antara lain meminta calon korbannya untuk mengulangi transaksi dari awal. Sedang pelaku lainnya berjaga di luar memantau situasi. Korban pun memencet PIN yang tanpa disadari diingat-ingat oleh pelaku. Lantaran kartu sudah tertelan, mesin pun tetap macet. Selanjutnya, pelaku menyarankan korban untuk melapor ke bank terdekat.

Aksi pelaku yang terakhir ini tentu sangat meyakinkan karena meminta korbannya untuk melapor ke bank terdekat. Padahal, pelaku sudah berhasil mengetahui no PIN korban. Selanjutnya, pelaku gerak cepat mengambil paksa kartu ATM korban yang tertelan dan pergi mencari ATM lain untuk menguras dana korban. Pelaku pun berhasil menguras uang korban, Handoko Lukito, warga Banguntapan Bantul, sebanyak Rp 32 juta.

Untungnya, usai korban melapor, polisi berhasil melacak keberadaan pelaku setelah meneliti rekaman CCTV. Dua pelaku yang berhasil dibekuk yakni Ab (39), warga Pringsewu Tagamus Lampung dan Bs (43) warga Dumai Riau. Mereka ditangkap di daerah Babarsari Sleman tanpa perlawanan.

Modus pembobolan ATM seperti ini sebenarnya bukanlah baru, hanya variasinya yang berbeda. Misalnya pelaku menyarankan agar korban melapor ke bank terdekat. Padahal, bila saat itu korban gerak cepat melapor ke bank, bisa jadi selamat karena no rekening langsung diblokir. Tapi agaknya, pelaku sudah berhitung dan lebih sigap ketimbang korbannya.

Namun dari semua itu, yang paling penting adalah no PIN. Bila pelaku tidak mengetahui nomor PIN korbannya, rasanya sulit untuk membobol uang korban. Dalam kasus pembobolan ATM di Sorowajan baru-baru ini yang melibatkan Ab dan Bs, pelaku sama sekali tidak meminta nomor PIN, namun mereka hanya mengintip ketika korbannya mengetik PIN di mesin ATM. Pelaku kemudian mengingat-ingat nomor PIN yang diketik korban hingga akhirnya bisa menguras uang korban di ATM lain. (Hudono)

Read previous post:
DIKELOLA PENYANDANG DISABILITAS, DAPAT IZIN BKPM- Pabrik Pengolahan Batu Pasir Segera Operasi

KEMALANG (MERAPI) - Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) RI, Bahlil Lahadalia SE menilai pabrik pengolahan batu pasir yang dikelola

Close