Diviralkan, Perampok Nyerah


ilustrasi
ilustrasi

MUNGKIN ini fenomena baru, perampok ketakutan ketika aksinya diviralkan di media sosial (medsos). Lantaran itu, pelaku bermaksud mengembalikan barang hasil kejahatannya kepada korban. Tapi belum kesampaian, pelaku keburu dibekuk petugas.

Mungkin penjahat ini tergolong amatiran karena masih berstatus pelajar, Ep (16) warga Godean yang bersama temannya, pemuda pengangguran, AD (20) melakukan perampokan di depan Toko Titin Sidomoyo Godean baru-baru ini. Awalnya korban dimintai uang, namun karena tak punya korban ditendang. Setelah itu pelaku merampas HP yang dipegang korban. Pelaku pun langsung kabur. Orangtua korban segera lapor polisi dan peristiwa tersebut menjadi viral di medsos.

Entah bagaimana ceritanya, Ep merasa ketakutan karena aksinya viral di medsos hingga bermaksud mengembalikan HP hasil kejahatannya. Inilah salah satu dampak positif medsos, karena mampu membuat pelaku nyerah dan ketakutan. Andai saat itu aksinya tidak viral, entahlah, mungkin pelaku tetap menikmati hasil kejahatannya. Sedang salah seorang teman Ep yang menjadi joki dalam peristiwa tersebut, MD, tak diproses hukum lantaran tidak tahu bila temannya merampok. Ia hanya diajak naik motor tanpa tahu tujuannya.

Lagi-lagi, dalam peristiwa kejahatan yang melibatkan anak di bawah umur, atau sering dikenal dengan istilah anak berkonflik dengan hukum (ABH), ada perlakuan khusus, karena penyidik harus mengupayakan diversi atau penyelesaian di luar hukum pidana dengan syarat ancaman pidananya kurang dari tujuh tahun. Karena Ep masih anak-anak, penyidik pun tidak menahannya melainkan hanya dikenai wajib lapor.

Berbeda dengan AD yang sudah dewasa, tetap diproses hukum sampai di pengadilan nanti. Bagaimana respons orangtua Ep atas kejadian tersebut ? Lazimnya orangtua tidak ingin anaknya jadi perampok. Rasanya tidak ada orangtua bercita-cita anaknya menjadi perampok ulung. Mengapa Ep bisa berbuat nekat merampok ? Hampir bisa dipastikan, selama ini orangtua tidak pernah mengawasi Ep hingga terjerumus tindak kejahatan. (Hudono)

Read previous post:
Kecewa Gaji, Karyawan Kuras Harta Majikan

GODEAN (MERAPI)- Sakit hati dengan perlakuan majikannya, seorang karyawan rumah makan berinisial MR (39) warga Banyuwangi, Jawa Timur nekat mencuri

Close