Membahagiakan Pacar


ilustrasi
ilustrasi

BANYAK cara dilakukan orang untuk membahagiakan pacarnya. Sayangnya, yang dilakukan HS (28) warga Kebumen Jateng untuk membahagiakan pacarnya keliru dan melanggar hukum. Baru dua bulan bekerja dan dipercaya mengurusi mebel, HS berulah dengan menggasak uang di dalam pabrik milik majikannya senilai Rp 19 juta serta ATM berisi Rp 10 juta di Mancasan Kidul, Condongcatur Depok Sleman. Tak hanya itu, HS juga membawa kabur motor pabrik.

Lantaran identitas sudah jelas, tidak terlalu sulit bagi jajaran Polsek Depok membekuk pelaku. Pelaku ditangkap saat bersama pacarnya di sebuah hotel di Wonosobo. Ia pun tak bisa berkilah dan mengaku terus terang mencuri untuk membahagiakan pacar dengan membelikan HP dan sebagainya. Uang hasil kejahatan tersebut juga digunakan untuk foya-foya.

Apakah kekasih HS tak mengetahui bahwa uang yang digunakan untuk membeli HP adalah hasil kejahatan ? Entahlah, polisi masih perlu menyelidikinya. Sebab, bila ia tahu bahwa HS mencuri dan dibiarkan saja, malah ikut menikmati hasil kejahatannya, maka pacar HS ini bisa diseret-seret dalam kejahatan tersebut.

Pacar HS baru bisa terbebas dar tuntutan hukum bila ia sungguh-sungguh tidak tahu bahwa barang yang ia pakai adalah hasil kejahatan. Atau, kalaupun ia tahu, seharusnya melaporkan kekasihnya ke polisi. Tapi, mana ada perempuan yang melaporkan kekasihnya sendiri, sementara sang pacar berusaha untuk membahagiakannya ?

Modus kejahatan yang dilakukan HS nampaknya sangat sederhana. Ia yang baru dua bulan bekerja di rumah juragan mebel Roni Firdaus di Mancasan Kidul itu tiba-tiba menghilang bersamaan raibnya motor, uang dan ATM di pabrik. Kecurigaan pun langsung mengarah ke karyawan baru tersebut. Ternyata benar HS lah pelakunya.

Padahal, banyak cara membahagiakan pacar secara baik-baik dan tidak melanggar hukum. Seharusnya, masa pacaran menjadi ujian bagi calon pasangan suami istri untuk mengetahui komitmen dan perilaku masing-masing. Bila berperilaku negatif, sering nyolong misalnya, maka kebiasaan itu akan terbawa saat berumah tangga nanti.

Adakah perempuan bercita-cita punya suami pencuri atau garong ? Perisitwa di atas seharusnya menjadi pelajaran bagi kekasih HS bila hendak meneruskan hubungan asmaranya hingga ke pelaminan. Meski begitu, sepenuhnya menjadi hak mereka berdua, karena dalam perkawinan tidak ada paksaan. (Hudono)

Read previous post:
PASCARUMAH LUDES TERBAKAR- Janda Sukartinah Terima Bantuan Wabup

GAMPING (MERAPI) - Seorang janda, Sukartinah atau Ny Kardi Sehono (80) warga Mancasan RT 04 Ambarketawang Gamping Sleman yang rumahnya

Close