Jambret Amatiran


ilustrasi
ilustrasi

PENJAMBRET akan keder kalau korbannya melawan. Bahkan, dengan perempuan pun laki-laki penjambet akan ketakutan kalau dikejar. Itulah yang dialami penjambret yang beraksi di Jalan Kaliurang Km 12, tepatnya di Dusun Candikarang Sardonoharjo Ngaglik Sleman Selasa malam pekan lalu. Penjambret tersebut, RP (24) asal Magelang, awalnya menyaru sebagai driver ojek online.

Namun begitu melihat kesempatan ada seorang perempuan lewat di tempat yang relatif sepi, ia langsung memepet dan merampas HP. Tak dinyana, korban Winda Utari Hamid (24), asal Sulawesi berteriak sambil mengejar pelaku. Pelaku pun panik dan masuk kampung. Warga yang mendengar teriakan Winda pun turut membantu menangkap pelaku hingga akhirnya tertangkap dan menjadi bulan-bulanan massa.

Sepertinya sudah jamak, pencuri atau penjabret yang ketangkap bakal digebuki warga, setelah itu baru diserahkan ke polisi. Agaknya, RP memang mbakat penjahat. Saat diinterogasi petugas, ternyata sebelumnya ia juga sudah terlibat aksi pencurian. Artinya, ia tidak kapok mencuri, meski akhirnya ketahuan juga.

Ketika tertangkap, selalu saja mengaku terpaksa mencuri karena desakan kebutuhan ekonomi. Padahal, dilihat dari usianya, ia masih sangat muda. Soal apakah ia benar-benar driver ojek online atau bukan, masih perlu didalami. Terasa tidak logis bila ia menjambret karena terdesak kebutuhan ekonomi. Sebab, kalau yang bersangkutan serius menjalani profesi driver ojek online sangat cukup untuk memenuhi kehidupan sehari-hari.

Untungnya korban berani melawan dengan cara mengejar dan berteriak. Andai korban hanya diam, niscaya tidak akan ada orang yang menolongnya. Penjahat manapun akan ketakutan ketika berhadapan dengan massa. Begitu pula penjambret, akan takut bila korbannya melawan dan minta bantuan warga.

Boleh dibilang RP adalah penjambret amatiran sehingga mudah untuk ditangkap, bahkan kalah dengan korbannya. Namun bukan berarti semua korban harus melawan seperti Winda. Untuk melawan penjahat, harus melihat sikon, jangan sampai justru membahayakan keselamatan diri. Keselamatan adalah segalanya. Apalagi, nilai barang yang dicuri tidak sebanding dengan nyawa. (Hudono)

Read previous post:
BERHARAP PERDA BANTUAN HUKUM DISAHKAN- Banyak Kelompok Rentan Belum Tertangani

SELAMA ini banyak kelompok rentan di Provinsi DIY yang berhadapan dengan hukum belum bisa memperjuangkan hak-haknya. Dikarenakan saat ini UU

Close