Pelajar Perkosa Pelajar


ilustrasi
ilustrasi

PENCABULAN terkadang dilakukan oleh orang terdekat korban, teman misalnya. Ketika syahwat memuncak dan sulit dikendalikan, pelaku seolah kehilangan akal sehat, teman pun diembat. Begitu kira-kira peristiwa perkosaan atau pencabulan yang dilakukan Pj (19) terhadap temannya sendiri NA (16), sesama pelajar sekolah penyetaraan di Bantul.

NA mungkin tak mengira bila teman sekelasnya bakal berbuat jahat mencabuli, bahkan memperkosanya. Berawal dari ajakan keluar malam untuk ngopi, NA tak kuasa melawan hasrat Pj yang kemudian memaksanya berbuat intim. Karena melawan, NA dicekik kemudian diperkosa. Tak hanya itu, berdasar laporan polisi, Pj juga merampas HP milik NA.

Setelah keluarga NA melapor ke polisi, pelaku pun berhasil dibekuk dan kini harus mendekam di sel berterali besi guna mempertanggungjawabkan perbuatannya. Mungkin muncul pertanyaan, mengapa pelaku begitu tega memperkosa teman sendiri, bahkan merampas HP milik korban ? Kejahatan agaknya tak mengenal teman atau bukan.

Petaka yang dialami NA ini tentu menjadi pelajaran berharga bagi setiap perempuan untuk tidak mudah diajak pergi ke tempat sepi, apalagi pada tengah malam. Pj melakukan perbuatan bejatnya di bawah sebuah pohon di kawasan Bambanglipur Bantul Senin tengah malam, pekan lalu. Diduga di tempat kejadian sangat sepi orang berlalu lalang. Logikanya, ketika korban melawan, tentu akan mengundang warga sekitar bila tempat tersebut ramai.

Untuk itulah para perempuan hendaknya tidak pergi pada tengah malam atau dini hari, meski diajak teman yang sudah dikenalnya. Sebab, situasi pada malam hari, apalagi di tempat sepi sangat sulit diprediksi apa yang bakal terjadi kemudian. Sementara Pj sepertinya berdarah dingin, biasa saja ketika memperkosa kemudian merampas HP korban. Padahal, perbuatan tersebut mudah untuk diendus petugas, apalagi ada laporan dari keluarga korban.

Mencegah tentu tindakan yang lebih baik ketimbang melakukan perbuatan yang berisiko. Kalaupun terpaksa keluar pada malam hari, di tempat yang sepi, lebih baik meminta pengawalan keluarganya, terutama laki-laki, adik atau kakak. Ini untuk mengantisipasi kejahatan di malam hari. Atau, tidak ada salahnya bila meminta bantuan pengawalan dari kepolisian kalau memang tidak bisa menunda kepergian pada malam hari. (Hudono)

Read previous post:
SATU ORANG DIAMANKAN- Polda DIY Ungkap Penambangan Ilegal

JETIS (MERAPI)-Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda DIY berhasil mengungkap kasus dugaan penambangan ilegal. Satu orang berinisil YS (29) warga

Close