Isu Hantu Pocong


ilustrasi
ilustrasi

BENARKAH ada hantu pocong ? Pertanyaan ini mengemuka menyusul heboh adanya hantu pocong di kawasan Pantai Samas baru-baru ini. Sejumlah warga mengaku melihat sendiri hantu pocong itu. Akibatnya, semua pun heboh membicarakan cerita tersebut. Menurut sejumlah warga, hantu pocong itu muncul menjelang malam hari setelah matahari tenggelam.

Cerita itu pun berdampak serius bagi nelayan di kawasan Pantai Samas. Mereka tak lagi berani mencari ikan di malam hari. Kini nyaris tak ada pemancing maupun penjaring ikan selepas matahari tenggelam. Mereka merasa takut bila menjumpai hantu pocong, apalagi bila hanya sendirian.

Benar tidaknya cerita itu memang masih perlu ditelusuri. Tapi, yang jelas, dampaknya sudah terasa. Dengan tidak mencari ikan di malam hari, penghasilan nelayan Pantai Samas diprediksi menurun, karena mereka hanya berani mencari ikan di siang hari.

Sebenarnya, cerita soal penampakan hantu, entah itu pocong, kuntilanak atau lainnya, sudah jamak di kalangan pemancing atau pencari ikan. Umumnya, bila mereka ketemu hantu, saat itu juga tidak melanjutkan aktivitasnya untuk mancing. Namun bukan berarti mereka kapok mencari ikan, melainkan hari berikutnya tetap memancing namun di tempat yang berbeda.

Celakanya, bila mencari ikan menjadi penghasilan utama sehari-hati, tentu ini akan sangat mempengaruhi kehidupan ekonomi keluarga. Padahal, sesungguhnya tidak ada yang membahayakan dari hantu pocong atau apapun wujudnya, kalau memang benar-benar ada.

Sebagai orang yang beragama, muslim misalnya, tentu mempercayai pada hal-hal gaib, termasuk makhluk halus. Hantu pocong, kuntilanak atau apapun sebutannya sebenarnya adalah jin yang mewujud dalam bentuk seperti itu. Mereka acap mengganggu manusia dengan menakut-nakuti. Bagi seorang muslim, sudah ada formula untuk mengatasinya, antara lain dengan membaca Ayat Kursi atau Surat Al-Baqoroh.

Menurut sebuah riwayat, Nabi Muhammad SAW, juga pernah diganggu jin kemudian membaca Ayat Kursi dan jin pun lari terbirit-birit. Kiranya tuntunan seperti itu bisa diamalkan ketika seorang muslim menjumpai penampakan jin dalam bentuk pocong atau lainnya. Namun terkadang, karena saking takutnya, orang cenderung lari duluan ketimbang membaca ayat suci. Intinya sebenarnya ketakutan itu ada dalam diri sendiri. Bahkan, bayangan daun pisang melambai saja orang sudah lari ketakutan karena dikira hantu. (Hudono)

Read previous post:
DIDUGA MENGANDUNG BAHAN KIMIA BERBAHAYA- Pengedar Obat Tradisional Mulai Diadili

SLEMAN (MERAPI) - Terdakwa SD (35) yang diketahui sebagai pengedar obat tradisional mengandung bahan kimia berbahaya mulai diajukan ke muka

Close