Menjaga Barang di Masjid


ilustrasi
ilustrasi

NAMANYA maling, tidak pernah pilih-pilih korbannya. Begitu ada kesempatan, langsung ngembat. Begitu pula ketika melihat kesempatan maling di masjid, pelaku tetap beraksi. Padahal saat itu, calon korbannya sedang beribadah. Maling tetap saja maling, tak peduli korbannya sedang beribadah atau tidak.

Itu pula yang terjadi di kompleks Masjid Darussalam Bunder Purwobinangun Sleman, dua pencuri beraksi ngembat motor salah satu anggota jamaah masjid yang sedang salat Isa. Dua pencuri ini kelihatan profesional, karena hanya dalam waktu satu menit, bermodal kunci T berhasil membawa motor korban. Korban baru mengetahui motornya hilang usai salat Isa dan segera melapor ke polisi.

Untung, setelah mendengar keterangan sejumlah saksi dan rekaman CCTV, polisi berhasil mengidentifikasi pelaku dan meringkusnya, yakni HP (28), warga Papringan Caturtunggal Depok Sleman dan WS (26), warga Kranggan Ngeposari Gunungkidul. Ternyata, kedua pelaku pernah beraksi di Sleman dan Gunungkidul. Mereka spesialis pencuri di masjid.

Berkaitan peristiwa tiersebut, masyarakat khususnya jamaah masjid tetap harus hati-hati ketika meninggalkan motor di parkiran, jangan lupa untuk mengunci stang. Dikunci stang saja tidak menjamin motor aman, karena pencuri bisa menggunakan kunci T untuk membobol kontak motor. Untuk itulah di masjid-masjid besar, parkir dikelola secara profesional sehingga keamanan terjamin.

Agar masjid aman, harus dilengkapi penjaga yang bisa mengawasi parkiran masjid. Para penjaga masjid ini umumnya tidak ikut salat berjamaah, dengan tujuan untuk menjaga kendaraan jamaah. Setelah tugasnya selesai, barulah mereka salat berjamaah. Agar lebih aman lagi, masjid yang dikelola dengan manajemen modern selalu dilengkapi CCTV sehingga bisa memantau kondisi lingkungan masjid, termasuk bila ada orang hendak berbuat jahat (mencuri).

Kalau kita cermati, orang yang hendak mencuri di masjid, sangat kelihatan cirinya. Mereka tidak ikut salat, melainkan sibuk mengamati kendaraan atau barang jamaah yang ditinggal. Setelah merasa aman, penjahat ini pun cepat beraksi tanpa menunggu jamaah selesai salat. Begitu ada kesempatan, barang langsung diembat.

Melihat merebaknya aksi pencurian di masjid, sudah saatnya takmir memperketat pengawasan. Ketika jamaah sedang salat, harus ada petugas yang jaga, sehingga mereka yang salat merasa tenang. Kalaupun penjagaan sudah maksimal dan masih kecolongan, tak ada kata lain selain pasrah, karena sudah berusaha maksimal. (Hudono)

Pin It on Pinterest

Read previous post:
Operasi Patuh di Gunungkidul.(MERAPI-Bambang Purwanto)
OPERASI PATUH 2019 GUNUNGKIDUL- 2.000 Pelanggar Lalin Ditilang, 1.000 Ditegur

WONOSARI (MERAPI)- Sepuluh hari Operasi Patuh Progo 2019 digelar, Polres Gunungkidul menindak 2.000 pelanggar lalu lintas baik roda dua maupun

Close