Waspadai Palu Maut


ilustrasi
ilustrasi

SETELAH lama tak terdengar, palu maut beraksi lagi. Istilah palu maut ini populer untuk menjelaskan aksi penjahat spesialis pemecah kaca mobil untuk kemudian menjarah barang yang ada di dalam mobil. Umumnya korban teledor dengan menaruh benda berharga di dalam mobil, baik itu uang, HP, laptop dan sebagainya. Barang berharga ini menjadi incaran penjahat yang dikenal dengan istilah palu maut, karena mereka memecah kaca mobil menggunakan palu.

Penjahat palu maut ini Selasa pekan lalu beraksi di Lendah Kulonprogo dengan sasaran mobil yang diparkir di halaman rumah. Korbannya, Budi Sunarto (59), pagi itu sekitar pukul 05.00 sedang mengaji di rumah dan mendengar deru motor di halaman rumah. Ia pun tak curiga dan melanjutkan mengaji. Setelah itu, ia hendak mengambil berkas di dalam mobil dan mendapati kaca mobil pecah serta tas berisi laptop dan uang sudah raib. Barulah ia tersadar bahwa deru motor yang didengarnya beberapa saat sebelumnya adalah penjahat spesialis pemecah kaca mobil atau palu maut.

Agaknya, aksi penjahat palu maut sudah terorganisir rapi, sehingga mereka ketika beraksi tidak sendirian, melainkan lebih dari satu orang dengan pembagian tugas masing-masing, yakni ada yang mengawasi dan mengeksekusi. Mereka memang tidak beraksi saat korban berada di dalam mobil, melainkan ketika mobil sudah diparkir dan ditinggalkan pemiliknya.

Budi Sunarto agaknya terlalu yakin bahwa kondisi di depan rumah aman, karenanya ia berani meninggalkan laptop dan uang di dalam mobil. Ternyata penjahat sangat jeli dan sengaja mengincar barang berharga yang ditinggal dalam mobil. Sepertinya mereka juga sangat terlatih sehingga bisa mengambil barang berharga di dalam mobil dalam waktu yang sangat cepat.

Tak ada cara lain bagi masyarakat untuk terhindar dari kejahatan ini, kecuali dengan bersikap waspada. Intinya, jangan meninggalkan barang berharga di dalam mobil, baik itu HP, laptop, maupun uang. Meski mobil dikunci, tidak dijamin aman karena bagi penjahat sangatlah mudah untuk memecah kaca dan menguras barang di dalam mobil.

Polisi masih mengejar pelaku. Sebaiknya, sebagai langkah antisipasi, perlu dipasang CCTV di seputar rumah, sehingga ketika terjadi aksi kejahatan pelaku lebih mudah diidentifikasi. (Hudono)

Pin It on Pinterest

Read previous post:
GELAPKAN UANG PERUSAHAAN RP 147,3 JUTA- BMM PT MUI Divonis 1 Tahun Penjara

BANTUL (MERAPI) – Terdakwa Sugar Freslytama ST (33) seorang Branch Merchandising Manager (BMM) PT Midi Utama Indonesia (MUI) Tbk dijatuhi

Close