Serangan Ubur-ubur


ilustrasi
ilustrasi

TIDAK mudah untuk memberi pemahaman kepada wisatawan agar tidak mandi di laut. Bahkan, ada semacam anggapan tidak lengkap berwisata pantai tanpa mandi di laut. Bagi orang yang profesional, mandi di laut mungkin dianggap hal biasa. Berbeda dengan masyarakat awam, mandi di laut bisa mengancam jiwa.

Masa libur Lebaran, wisata pantai seolah menjadi idola masyarakat. Mereka rela bermacet-macet di jalan hanya untuk bisa berwisata pantai, terutama di kawasan Gunungkidul yang terkenal pantainya indah. Sayangnya, mereka abai terhadap imbauan petugas untuk tidak mandi di laut. Akibatnya, ratusan wisatawan di Pantai Selatan Gunungkidul menjadi korban sengatan ubur-ubur. Sengatan ubur-ubur beracun ini mengakibatkan gatal-gatal, sesak napas, bahkan bisa pingsan.

Entah bagaimana, sosialisasi mungkin masih kurang, banyak warga yang tidak menyadari bahaya tersebut, sehingga mereka dengan santainya mandi di laut. Tak tahunya, mereka disengat ubur-ubur beracun. Untungnya petugas medis sudah disiapkan di sekitar lokasi. Meski begitu, penanganan terhadap serangan ubur-ubur beracun ini masih belum maksimal.

Ke depan mestinya ada penelitian tentang karakteristik ubur-ubur beracun ini. Tujuannya agar mereka yang tersengat ubur-ubur bisa tertangani dengan cepat sehingga tidak sampai parah. Tapi, apapun penanganannya, antisipasi dini jauh lebih efektif, yakni dengan cara tidak mandi di laut. Sebab, ubur-ubur tidak akan menyerang orang yang berada di darat.

Petugas penjaga pantai kini sedang mengintensifkan penjagaan di sekitar lokasi. Pasalnya, pada musim sekarang ini ubur-ubur beracun memang sedang masanya menepi di Pantai Selatan. Selain itu, dengan tidak mandi di laut, dipastikan akan mengurangi jumlah korban kecelakaan laut. Petugas juga harus memasang papan pengumuman bahaya mandi di laut dan ancaman serangan ubur-ubur. Pengumuman tersebut harus diletakkan di tempat strategis yang mudah terbaca.

Mereka yang hendak mandi langsung diperingatkan, kalau perlu ditarik agar menjauh dari pantai. Ini penting mengingat sudah terlalu banyak jatuh korban jiwa akibat disapu gelombang lantaran mandi di laut. Bahkan mereka yang bisa berenang pun belum tentu mampu melawan gelombang Pantai selatan yang terkenal berbahaya. Lebih baik bertindak tegas dan tidak populer demi menyelamatkan nyawa manusia daripada bersikap lunak namun membahayakan. (Hudono)

Pin It on Pinterest

Read previous post:
PENCABULAN GADIS DI BAWAH UMUR- Terdakwa Mengaku Turuti Ajakan Korban

BANTUL (MERAPI) – Oknum mahasiswa, DS (22) warga Tirtohargo Kretek Bantul mengaku nekat mencabuli anak tiri pamannya, sebut saja Kencur

Close