Helm Penyelamat


ilustrasi
ilustrasi

KEJAHATAN menjelang sahur masih terjadi di Kota Yogya. Kali ini korbannya pengendara motor yang hendak mencari makan sahur di kawasan Jalan Mayjen Soetoyo, Mantrijeron Kota Yogya pada Minggu pekan lalu sekitar pukul 03.00. Tiba-tiba ia dihentikan perampok bersenjata golok yang langsung membacok ke arah kepala. Untung korban, Misi Swara Adzany (23) warga Suryodiningratan tidak mengalami luka serius karena mengenakan helm. Ia jatuh tersungkur, kemudian motor dibawa kabur perampok. Misi yang berboncengan motor dengan rekannya kemudian melaporkan kejadian tersebut ke polisi.

Perampok ini tergolong berani. Padahal di kawasan tersebut tidak terlalu sepi karena masih ada beberapa orang berlalu lalang, entah untuk mencari makan sahur atau keperluan lain. Selain itu, juga ada lampu penerangan sehingga aksi mereka tetap terlihat. Untuk mengungkap pelaku, polisi masih meneliti rekaman CCTV di sekitar lokasi.

Dari peristiwa tersebut, helm ternyata bisa melindungi diri dari aksi kejahatan. Seandainya saat itu korban tidak mengenakan helm, dipastikan kepalanya akan bocor kena bacokan golok. Boleh dikatakan helm menjadi sarana yang serba guna, bukan hanya melindungi dari kecelakaan lalu lintas di jalan raya, tapi juga melindungi dari aksi kekerasan.

Sedang motif pelaku mudah diduga, yakni faktor ekonomi. Pelaku membacok korban dengan tujuan untuk merebut motornya dan berhasil. Begitu motor didapat pelaku langsung kabur. Tindakan membacok hanyalah upaya untuk melancarkan tujuan utamanya, yakni mencuri atau mengambil barang yang bukan miliknya.

Sangat disayangkan saat kejadian tidak ada polisi patroli. Padahal, jarak antara lokasi kejadian dengan pos polisi relatif dekat. Namun dasar penjahat, mereka ( jumlahnya lebih daridua orang) tak peduli, dan langsung meneriaki korban untuk berhenti. Nyaris tidak ada percakapan di antara mereka, melainkan golok langsung diayunkan hingga mengenai helm dan tubuh korban. Karena korban mengenakan helm, lukanya tidak terlalu fatal, hanya bagian tubuh mengalami luka.

Lantaran peristiwanya sangat cepat, orang di sekitar lokasi tak bisa berbuat banyak. Menghadapi penjahat yang membawa senjata tajam, apalagi lebih dari satu orang, warga tentu harus lebih hati-hati. Itu sudah porsinya polisi untuk menanganinya. Karenanya, bila warga melihat ada kejahatan, segera melapor ke polisi jangan sampai terlambat. (Hudono)

Pin It on Pinterest

Read previous post:
Para pengurus dan anggota APPBJI DIY berfoto bersama saat pertemuan dengan menunjuk Plt Ketua Umum untuk melaksanakan Munaslub.(MERAPI-YUSRON MUSTAQIM)
PASCADITINGGAL KETUA UMUM- Tunjuk Krisna Plt Laksanakan Munaslub

YOGYA (MERAPI) - Pascaditinggal Ketua Umum Bedi Setiawan Al Fahmi SH MKn, Dewan Pimpinan Wilayah Asosiasi Pengacara Pengadaan Barang dan

Close