Tiba-tiba Dibacok


ilustrasi
ilustrasi

DIAKUI atau tidak, kawasan Babarsari, Caturtunggal Depok Sleman, sangat rawan aksi kriminal, terutama di malam atau dini hari. Sudah banyak peristiwa kriminal terjadi di kawasan tersebut, mulai dari aksi pengeroyokan hingga pencurian. Dengan kondisi tersebut, keamanan di kawasan itu mestinya diperketat, atau paling tidak ada patroli atau razia yang intensif.

Belum lama ini, 10 cah klitih ngamuk di Jalan Babarsari. Mereka yang membawa senjata tajam tiba-tiba membacok Andi Prasetyo (24), warga Tambakbayan yang kebetulan sedang nongkrong bersama teman-temannya. Tiba-tiba datang gerombolan cah klitih dan langsung mengayunkan senjata tajam hingga mengenai Andi. Sementara teman nongkrong Andi lari menyelamatkan diri, sedang Andi mendapat pertolongan warga setelah minta tolong.

Sepertinya banyak hal yang tidak masuk akal dari peristiwa tersebut. Bagaimana mungkin seseorang yang tidak tahu apa-apa tiba-tiba dibacok. Ketika korban menanyakan ada masalah apa, pelaku menjawabnya dengan bacokan. Itulah klitih. Mereka tak butuh negosiasi atau pembicaraan apapun, karena targetnya hanya membacok.

Korban yang mendapat belasan jahitan akhirnya melapor kejadian tersebut ke polisi. Dengan kejadian tersebut, apakah berarti tim pemburu klitih tidak efektif ? Entahlah, itu porsi kepolisian untuk menjawabnya. Tapi cah klitih nampaknya tidak kurang akal, mereka memilih tempat-tempat yang relatif sepi sehingga tak ada aparat berjaga. Singkat kata, cah klitih akan mencari celah jangan sampai aksinya terdeteksi aparat.

Masih beruntung Andi selamat meski mengalami luka bacok serius di bagian kepala dan tangan. Setelah berteriak minta tolong, pelaku pun kabur. Sudah jelas, pelaku ketakutan ketika berhadapan dengan warga kampung. Warga yang menolong Andi gagal mengejar pelaku.

Kini yang bisa dilakukan warga hanyalah antisipasi jangan sampai menjadi korban klitih. Andi mungkin sedang apes karena nongkrong pada dini hari di kawasan yang selama ini dikenal rawan kejahatan. Tapi, hendaknya kita tidak bilang salah sendiri nongkrong di tempat itu. Sebab, di manapun tempatnya, dan di waktu kapanpun, orang tidak boleh diperlakukan semena-mena, dianiaya dan dibacok.

Jalan tengahnya, kalau tidak ada keperluan khusus dan penting, hendaknya tidak nongkrong malam-malam, apalagi dini hari. Polisi semestinya juga mengambil langkah antisipatif bila ada kerawanan. (Hudono)

Read previous post:
Dang Sani Irmansyah Juara Kontes Legenda Carry

JAKARTA (MERAPI) - Dang Sani Irmansyah, seorang PNS asal Garut berhasil menjuarai Kontes Legenda Carry, yang digelar oleh PT Suzuki

Close