Pegawai Taspen Gadungan


ilustrasi
ilustrasi

PENJAHAT sepertinya tidak kekurangan akal untuk mengelabui korbannya. Ada saja modus yang digunakan untuk menguras harta korban. Seorang pensiunan PNS, Ny Sudarti (82), warga Desa Kepek Kecamatan Wonosari Gunungkidul, Kamis pekan lalu menjadi korban penipuan laki-laki yang mengaku sebagai pegawai PT Taspen.

Agaknya pelaku paham kondisi korbannya yang sudah uzur sehingga berani menipu dengan modus yang sebenarnya sangat konvensional. Berlagak sebagai pegawai Taspen, pelaku berdalih membantu korban dalam pengisian data dan penggantian kartu ATM. Korban tidak curiga ketika pelaku meminta kartu ATM lama berikut no PIN untuk penggantian kartu tersebut. Bahkan, ketika pelaku meminta uang dengan dalih untuk administrasi penggantian ATM sebesar Rp 2 juta, korban langsung menyerahkannya.

Berbekal itulah pelaku membobol rekening korban senilai Rp 6 juta, sehingga bila ditambah biaya administrasi ATM Rp 2 juta, total Rp 8 juta. Korban baru ters adar menjadi korban penipuan setelah pelaku tak kunjung menemuinya untuk menyerahkan ATM yang baru. Setelah dicek ternyata rekening korban sudah berkurang Rp 6 juta.

Masih belum jelas ada tidak orang yang menemani Ny Sudarti di rumah. Bila ada orang lain, mestinya orang lain itulah yang menemui pelaku, bukan Ny Sudarti yang notabene sudah uzur. Tindakan pelaku sungguh kejam karena memanfaatkan kondisi Ny Sudarti yang sudah tua. Mungkin, di benak Ny Sudarti semua orang baik-baik saja, apalagi bertamu dengan baik di rumahnya. Sama sekali tidak ada rasa curiga terhadap orang lain.

Mana ada penggantian ATM harus membayar Rp 2 juta ? Bukan hanya itu, kalau sampai ada pegawai yang meminta no PIN kepada nasabah, hampir bisa dipastikan dia adalah penipu. Berbekal no PIN itulah pelaku leluasa menggasak isi ATM. Ny Sudarti mungkin jarang mendengar modus penipuan seperti itu. Seharusnya ia langsung menolak ketika dimintai PIN. Ia juga bisa langsung mengecek ke kantor PT Taspen apakah memang benar ada pegawai yang namanya seperti disebut penipu.

Namanya orang tua kadang sudah tidak fokus dan gampang dikecoh. Orang yang menipu dan menguras isi ATM Ny Sudarti sungguh tidak punya rasa kemanusiaan. Sepertinya ia memilih orang-orang yang tidak berdaya sebagai korbannya. Pada saatnya, perbuatan penipu akan ditebus di penjara. (Hudono)

Pin It on Pinterest

Read previous post:
Gadaikan Mobil Pinjaman Diadili

BANTUL (MERAPI) - Pelaku penggelapan mobil pinjaman, HK (45) warga Bantul kembali diajukan ke muka persidangan Pengadilan Negeri (PN) Bantul,

Close