Proses Hukum Cah Klitih


ilustrasi
ilustrasi

AKSI main hakim sendiri terhadap cah klitih nyaris terjadi di Imogiri Bantul, Selasa dini hari lalu. Empat pelaku klitih nyaris menjadi bulan-bulanan warga setelah mereka melakukan pelemparan batu di sekitar perempatan Jejeran depan warung burjo. Lagi-lagi tak jelas motif cah klitih melempar batu. Warga yang mengetahui aksi mereka tak tinggal diam, tapi mengejar sampai terminal makam raja di Imogiri.

Ancaman cah klitih yang mengeluarkan pedang tak membuat nyali warga surut. Malah sebaliknya, warga makin berbondong-bondong mengepung cah klitih. Karena kalah jumlah, gerombolan klitih yang semuanya warga Kota Yogya ini menyerah. Untung polisi segera datang sebelum mereka menjadi bulan-bulanan warga.

Kegeraman warga nampaknya sudah tak tertahankan lantaran aksi klitih sudah sangat kelewatan. Seolah-olah jalan menjadi milik mereka, sehingga bisa berbuat apa saja. Tak peduli siapapun yang mereka temui, langsung dilempari, dipukul dan dianiaya. Tapi kali ini mereka kena batunya. Warga tak hanya bertahan, tapi melawan, bahkan mengejar gerombolan klitih. Senjata tajam yang mereka bawa untuk menakut-nakuti warga pun tak mempan. Gerombolan cah klitih ini pun tak berkutik.

Kasus yang terjadi di Sleman akhir pekan lalu juga mirip di Bantul. Cah klitih yang menantang warga di depan RSUD Sleman malahan dihajar ramai-ramai. Untung polisi segera datang dan mengamankan pelaku. Setelah diperiksa, pelaku dalam kondisi mabuk karena mengonsumsi pil koplo. Kini masyarakat menunggu proses hukum lebih lanjut terhadap cah klitih.

Mengawal proses hukum cah klitih tidak kalah pentingnya dengan menangkap cah klitih. Apa artinya sudah menangkap cah klitih namun belakangan dilepas karena beberapa alasan, antara lain masih anak-anak dan sebagainya. Padahal, anak-anak pun tetap dapat diproses hukum dengan ketentuan pidana maksimalnya separoh dari ancaman pidana orang dewasa.

Pengawalan juga harus dilakukan sampai ke pengadilan. Meskipun putusan akhir di tangan hakim, namun masyarakat berhak memberi masukan atau usulan agar pelaku klitih dihukum berat karena perbuatannya meresahkan masyarakat. Bahkan, demo pun diizinkan sebagai sarana menyampaikan
aspirasi, asal dilakukan secara tertib.

Jika gerombolan klitih ini terus menebar teror di masyarakat, maka perlawanan warga juga akan semakin kuat. Dikhawatirka warga malah melakukan sweeping terhadap cah klitih. (Hudono)

Read previous post:
ilustrasi
Deklarasi Perangi Klitih

MEMBICARAKAN klitih sepertinya tak ada habisnya. Bila orang menyebut klitih, arahnya selalu ke Yogya. Seolah-olah klitih hanya ada di Yogya.

Close