Modus Bobol ATM

 

ilustrasi
ilustrasi

BANYAK cara dilakukan penjahat untuk mendapatkan keuntungan. Namanya saja penjahat, tentu caranya melanggar hukum. Itu pula yang dilakukan komplotan penjahat pembobol mesin ATM. Ada saja cara untuk menguras isi ATM. Modus paling baru yakni dengan mata pancing lengkap dengan senarnya yang dimasukkan ke dalam tempat keluarnya uangnya. Harapan pelaku, ketika ATM terbuka dan uang keluar, jumlahnya lebih banyak ketimbang nilai transaksi karena banyak yang tersangkut mata pancing.

Modus baru ini dilancarkan komplotan pembobol ATM lintas provinsi, yang sering beraksi di Jateng-DIY. Komplotan ini beraksi di gerai ATM Bangunharjo Sewon Bantul beberapa hari lalu. Tapi kali ini aksi mereka gagal total, karena tidak ada uang yang tersangkut mata pancing, bahkan mesin ATM rusak. Mereka sebenarnya sempat kabur, namun keberadaannya terendus petugas berkat rekaman CCTV di dalam ATM.

Akhirnya, komplotan yang terdiri empat orang ini berhasil dibekuk, yakni Dn (39), Br (35) warga Bendungan Melayu Jakarta Utara, serta Ef (19) dan Is (20) Grobogan. Mereka ditangkap saat hendak mengisi bahan bakar di SPBU Semarang. Di Semarang mereka juga telah merencanakan membobol ATM.

Dalam beraksi, penjahat biasanya juga mengeluarkan modal. Ketika hendak membobol, mereka bertransaksi seperti orang pada umumnya. Artinya, mereka juga mengambil uang secara prosedural di ATM. Namun, begitu saluran uang ATM terbuka, mereka langsung memasukkan mata pancing dengan harapan banyak uang yang tersangkut dan bisa ditarik ke luar.

Mungkin modus seperti ini tergolong sederhana, bahkan cenderung primitif. Tujuannya sama, yakni membobol ATM. Meski aksi mereka gagal, komplotan penjahat ini tetap dijerat pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan. Sebab, tindakan mereka sudah selesai, meski hasilnya nihil. Berbeda bila mereka baru melakukan tindakan permulaan , misalnya hendak memasukkan pancing, namun ketahuan orang sehingga tidak jadi, maka tindakan tersebut masuk percobaan pencurian yang ancaman hukumannya lebih ringan.

Tindak pembobolan ATM yang dilakukan komplotan Dn cs bisa disebut sebagai delik selesai, sehingga mereka tetap dikenakan ancaman pidana biasa seperti halnya pencurian lainnyayang sudah selesai dilakukan, meski hasilnya nihil. Dengan kejadian tersebut, sistem pengamanan ATM tentu harus ditingkatkan lagi sehingga tidak memungkinkan penjahat berulah. (Hudono)

Read previous post:
ilustrasi
PENYEBAB KEMATIAN MASIH DISELIDIKI- Mayat Laki-laki di Tahura Bunder

  WONOSARI (MERAPI) – Sesosok mayat laki-laki yang diketahui bernama Sarwanto (38) warga Grojogan, Tamanan, Banguntapan, Kabupaten Bantul ditemukan di

Close