Modus Motor Mogok

ilustrasi

ilustrasiNAMANYA  penjahat tak pernah kurang akal. Ada saja modus dilancarkan untuk memperdaya korbannya. Kini yang sedang marak adalah pencurian atau penggelapan dengan modus motor mogok. Pelaku yang berjumlah dua orang berpura-pura motornya mogok, kemudian meminta bantuan pengendara motor lain untuk mendorong. Ternyata itu hanyalah modus untuk mengalihkan perhatian korban. Dengan berbagai cara, motor korban pun dibawa kabur.

Aksi tipu-tipuan ini berhasil dibongkar jajaran Polsek Kalibawang Kulonprogo baru-baru ini. Kedua pelaku, yakni HS (26) warga Mertoyudan Magelang dan AS (24), warga Magelang Selatan berhasil diringkus berserta barang bukti tujuh motor. Diduga mereka tidak hanya beraksi di Kulonprogo tapi juga wilayah lain, seperti Sleman dan sekitarnya.

Salah seorang korbannya adalah pelajar, Rizal Bani (13). Ia dimintai tolong pelaku untuk membantu mendorong motornya yang mogok. Tentu saja Rizal harus meninggalkan motornya untuk membantu mendorong. Nah, dalam situasi itulah salah seorang pelaku menggondol motor korban. Sementara korban ditinggal di daerah yang sepi sehingga tak bisa berbuat apa-apa.

Nampaknya, pelaku sengaja memilih korban anak-anak yang umumnya tak berani melawan. Selain itu, pelaku juga sengaja melancarkan modus motor mogok di tempat yang sepi. Harapannya, tentu kalau aksinya ketahuan, tak ada orang yang menolong korban. Kini pelaku kena batunya, karena jejak mereka berhasil diendus petugas. Kedua penjahat ini pun berhasil diringkus.

Melihat modus di atas, masyarakat diminta waspada dan tidak terlalu gampang memberi pertolongan kepada orang lain. Menolong orang lain tentu boleh-boleh saja, namun tetap harus memperhatikan keamanan pribadi, termasuk keamanan barang miliknya.

Lantas, bagaimana seandainya kita dimintai tolong mendorong motor yang mogok ? Bila yang meminta tolong dua orang, patut dicurigai, mereka mungkin penjahat. Logikanya, motor mogok tentu cukup bila didorong dua orang. Lain soal bila yang mogok adalah mobil, butuh banyak orang yang mendorongnya. Namun untuk yang disebut terakhir ini nampaknya penjahat tak berani berspekulasi, karena bila calon korbannya banyak malah jadi bumerang dan melawan pelaku.

Dengan kata lain, bila situasinya mencurigakan, lebih baik tidak menolong, misalnya dengan mengatakan kita sedang tergesa dan sebagainya. Jangan sampai kita menolong malah menjadi korban. (Hudono)

Pin It on Pinterest

Read previous post:
MERAPI-SAMENTO SIHONO Situasi sidang kelulusan Bintara Polri Polda DIY
KAPOLDA DIY PIMPIN SIDANG KELULUSAN-Anak Pembantu Lulus Jadi Polsi

DEPOK (MERAPI)- Polda DIY menggelar sidang kelulusan bintara Polri 2018 di gedung serbaguna Polda DIY, Jumat (3/8). Salah satu yang

Close