Takut Hadapi Massa

 

ilustrasi
ilustrasi

SEHEBAT apapun penjahat, nyalinya akan ciut ketika berhadapan dengan massa. Dalam kondisi

panik, penjahat pun bisa berbuat nekat yang justru membahayakan keselamatannya sendiri. Hal itu

pula yang dialami seorang pengedar uang palsu (upal) yang beraksi di Moyudan Sleman baru-baru

ini. Begitu tertangkap basah, pria yang belum diketahui identitasnya ini nekat menceburkan diri

ke Kali Progo. Ia pun lenyap ditelan arus Progo.

Uniknya, sebelum nekat menceburkan diri ke kali, orang tersebut sempat bernegosiasi dengan warga

yang mengejarnya. Ia mengaku menyerah dan bersedia mengembalikan uang yang diperolehnya dari

warga asalkan tidak dipukuli. Namun, nampaknya, karena tidak ada jaminan tidak dipukuli, ia pun

nekat nyemplung kali hingga tak jelas nasibnya sampai sekarang.

Lantaran pelaku tak ditemukan, bahkan kemungkinan meninggal karena tidak bisa berenang, polisi

tentu akan kesulitan mengungkap kasusnya. Andai orang tersebut dapat diselamatkan dan diamankan,

akan mudah bagi petugas untuk menginterogasi dari mana mendapatkan upal tersebut serta siapa

saja yang terlibat dalam jaringannya.

Dilihat dari modusnya membelanjakan upal, sangatlah sederhana. Pelaku membelanjakan upal dalam

pecahan 100 ribu dan 50 ribu untuk kebutuhan konsumsi, seperti telur, mi, rokok dan sebagainya.

Para pemilik warung tidak menyadari bila uang yang mereka terima adalah palsu, lantaran bentuk

dan warnanya sangat mirip. Tapi hingga aksi yang ketiga, ada warga yang mengetahui bahwa uang

yang dibelanjakan pelaku adalah palsu. Dari situlah kemudian pelaku dikejar hingga nyemplung

sungai.

Warga tidak dibenarkan main hakim sendiri. Siapapun pelaku kejahatan, tak boleh dihakimi. Lebih

baik ditangkap kemudian diserahkan kepada polisi. Biarlah polisi yang memprosesnya sesuai hukum

yang berlaku. Andai saat itu warga bersedia memenuhi keinginan pelaku, yakni tidak memukuli,

kemungkinan pelaku tidak menceburkan diri ke sungai.(Hudono)

Pin It on Pinterest

Read previous post:
Pengedar Pil Psikotropika Diadili

  BANTUL (MERAPI) - Didakwa sebagai pengedar psikotropika, ARH alias Aang (20) warga Tilaman Wukirsari Imogiri Bantul diseret ke muka

Close