Satgas Kejahatan Jalanan

 

ilustrasi
ilustrasi

POLDA DIY segera membentuk Satgas Kejahatan Jalanan. Ini untuk mengantisipasi aksi kejahatan di jalanan, khususnya menjelang dan pelaksanaan Asian Games 2018. Apalagi, Yogya akan dilewati obor Asian Games pada 17 Juli ini. Diharapkan pada saat itu tidak ada kekacauan sehingga berjalan aman dan lancar.

Tapi alangkah baiknya bila Satgas Kejahatan Jalanan ini tak hanya bekerja saat even Asian Games, tapi juga pada hari-hari biasa. Satgas ini sangat dibutuhkan bukan hanya pada even internasional tersebut, tapi juga pada hari-hari biasa. Seperti kita lihat, kejahatan jalanan di Yogya makin marak dengan pelaku umumnya cah klitih. Mereka beraksi terutama pada malam atau dini hari ketika suasana jalanan sepi.

Biasanya pada saat-saat seperti itu polisi juga tidak ada di tempat, mereka umumnya berjaga di pos masing-masing. Hal ini bisa dipahami mengingat keterbatasan jumlah personel kepolisian. Tapi bukan berarti jalanan tidak diawasi, tetap harus dipantau terutama pada malam atau dini hari.
Meskipun sudah berulangkali aparat kepolisian menangkap cah klitih, mereka belum juga kapok.
Apalagi bila polisi kemudian melepas mereka dengan alasan belum cukup umur dan sebagainya. Kiranya masih dibutuhkan sikap tegas dari polisi untuk membawa mereka yang ngisruh di jalanan ke pengadilan. Sekalipun anak di bawah umur tetap bisa dihadapkan ke pengadilan dan ditangani hakim khusus anak (penampilan tak bertoga).

Kalau perlu, Satgas Kejahatan Jalanan dipermanenkan, dengan tugas khusus patroli jalanan, terutama di daerah yang rawan kejahatan. Dengan dibentuknya satgas tersebut, paling tidak, memberi rasa aman kepada masyarakat. Masyarakat menjadi tidak terlalu khawatir ketika bepergian pada malam hari karena keperluan tertentu. Selama ini polisi hanya bisa mengimbau agar masyarakat tidak keluar malam bila tidak ada keperluan.

Jalanan memang rawan, terutama di malam hari atau dini hari. Untuk itulah pengamanan harus lebih diperketat. Karena itu kehadiran Satgas Kejahatan Jalanan sangatlah relevan guna mengantisipasi kejahatan jalanan, termasuk antisipasi klitih. Jalanan di DIY harus bersih dari aksi klitih, maupun kejahatan lainnya. Ini penting untuk menunjukkan kepada masyarakat di luar DIY bahwa Yogya aman dan nyaman. (Hudono)

Pin It on Pinterest

Read previous post:
Penetapan Bupati/Wabup Terpilih 25 Juli

TEMANGGUNG (MERAPI) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Temanggung akan menetapkan pasangan Al Hadziq - Ibnu Wibowo sebagai pasangan Bupati

Close