Modus Kempes Ban

 

ilustrasi
ilustrasi

PERAMPOKAN dengan modus menggembosi ban mobil korban terjadi lagi. Perampokan dengan modus konvensional ini sudah lama tak terdengar, namun kini terjadi di tengah Kota Yogya, sekitar Tugu Yogya, atau tepatnya dekat Pasar Kranggan. Uang nasabah yang baru diambil dari dua bank sebanyak Rp 50 juta raib dibawa kabur perampok. Padahal uang tersebut milik Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional. Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa petang lalu.

Perampokan dengan modus gembosi ban sebenarnya sudah cukup lama tidak terjadi di Yogya. Entahlah, Heriyanto (48), warga Gamping Sleman tak pernah menyangka bahwa ban mobil yang ia tumpangi gembos merupakan rangkaian dari aksi pelaku perampokan. Semula ada pengendara motor yang memberi tahu bannya gembos, kemudian Heriyanto menepikan mobilnya dekat Pasar Kranggan.

Nah di saat korban keluar mobil dan hendak mengganti ban, pelaku beraksi mengambil tas berisi uang di dalam mobil. Aksinya sempat ketahuan, namun pelaku yang mengendara motor langsung tancap gas. Meski Heriyanto berteriak minta tolong, pelaku tidak terkejar.

Boleh jadi, pelaku sudah membuntuti Heriyanto sejak mengambil uang di bank . Diduka perampok itulah yang memasang paku payung sehingga ban mobil korban kempes. Peristiwa seperti in dulu sering terjadi. Begitu korban lengah dan hanya fokus mengganti ban, pelaku pun beraksi menggasak barang berharga di dalam mobil.

Apalagi, barang berharga itu ditinggal di dalam mobil, sehingga makin memudahkan pelaku beraksi. Andai saat itu tas berisi uang dibawa Heriyanto saat mengganti ban, mungkin perampok akan berpikir ulang untuk merebutnya, apalagi suasana di sekitar tempat tersebut tergolong ramai.

Lantas, bagaimana agar peristiwa seperti itu tidak terulang ? Masyarakat harus hati-hati. Kalau hendak mengambil uang dalam jumlah banyak, sebaiknya minta pengamanan aparat kepolisian. Kalaupun terpaksa tak menggunakan pengawalan, harus ekstra hati-hati, baik saat berada di bank maupun setelah keluar dari bank.

Saat ban gembes, jangan asal berhenti di sembarang tempat. Berhentilah di dekat kantor polisi agar segala hal bisa diantisipasi. Selain itu, pastikan bahwa barang berharga dalam kondisi aman. Kalau sekiranya mengkhawatirkan, jangan tinggalkan barang berharga di dalam mobil. (Hudono)

Pin It on Pinterest

Read previous post:
MENDAPAT DUKUNGAN BERBAGAI PIHAK- Hoky Optimis MA Kuatkan PN Bantul

  YOGYA (MERAPI) - Ketua Umum DPP Asosiasi Pengusaha Komputer Indonesia (Apkomindo), Ir Soegiharto Santoso alias Hoky yakin dan optimis

Close